Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home global news detail berita

Inflasi Indonesia Meningkat, Sri Mulyani: Masih Lebih Moderat

Garry Talentedo Kesawa Selasa, 02 Agustus 2022 - 22:05 WIB
Inflasi Indonesia Meningkat, Sri Mulyani: Masih Lebih Moderat
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Tangkapan Layar)
LANGIT7.ID, Jakarta - Laju inflasi di Indonesia mengalami peningkatan mencapai 4,94 persen year on year (yoy) pada Juli 2022. Angka tersebut meningkat dibandingkan bulan Juni 2022 sebesar 4,35 persen.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala III KSSK 2022 secara virtual di Jakarta. Menurut Sri Mulyani, inflasi Indonesia masih lebih moderat dibandingkan negara-negara selevel, seperti Thailand (7,7 persen), India (7 persen) dan Filipina (6,1 persen) yoy.

Baca Juga: Perekonomian Global Menurun, Akankah Inflasi Indonesia Ikut Meninggi?

"Laju inflasi menunjukkan tren meningkat. Inflasi Indonesia yang berada di angka 4,94 persen yoy masih relatif moderat," kata Sri Mulyani dikutip Selasa (2/8/2022).

Sri Mulyani mengungkapkan tren peningkatan inflasi tak lepas dari kenaikan harga-harga komoditas dunia sehingga menyebabkan gangguan pasokan domestik. "Bahkan posisi inflasi akhir triwulan I 2022 masih pada tingkat 2,64 persen yoy," ucap Sri Mulyani.

Meskipun inflasi headline meningkat, lanjut Menkeu, inflasi inti atau core inflation masih tetap terjaga pada tingkat 2,86 persen yoy. Hal itu sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam menjaga ekspektasi inflasi Indonesia.

Baca Juga: DPR Ingatkan Menkeu Sri Mulyani Tak Anggap Remeh Resesi Ekonomi

"Sinergi dan koordinasi terkait pengendalian inflasi, dilakukan oleh BI bersama dengan pemerintah. Termasuk dengan meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam forum tim pengendalian inflasi pemerintah pusat dan tim pengendali daerah," ujar Menkeu.

Selain itu, inflasi kelompok volatile foods juga mengalami kenaikan, terutama akibat kenaikan harga pangan global dan juga terganggunya pasokan global. "Sementara inflasi pada kelompok administered prices mengalami kenaikan dipengaruhi oleh kenaikan harga tiket angkutan udara," tutur Sri Mulyani.

Baca Juga:

Inflasi AS Melambung Tinggi, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia

Inflasi Mengancam Indonesia, Ekonom Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)