LANGIT7.ID, Jakarta - Setiap Masjid di Ibu Kota Jakarta kini memiliki ragam fasilitas yang memadai, seperti yang terdapat di Masjid Nurussamaniyah. Tempat ibadah yang berusia 14 tahun ini memiliki lima kios yang diperuntukkan wirausaha bagi masyarakat.
"Kita punya lima kios untuk disewakan karena perlu adanya maintenance bagi Masjid dan biaya maintenance lumayan besar," kata Pengawas Yayasan Masjid Nurussamaniyah, Ahmad Tifanudin saat ditemui
Langit7, Selasa (2/8/2022).
Semua kios-kios yang terletak di belakang bangunan masjid. kini sudah diisi para pelaku wirausaha. Hanya satu di antara kios tersebut dialihfungsikan sebagai ruang sekretariat.
Baca Juga: Perjalanan Panjang Nurussamaniyah, Tukar Guling 8 Masjid dan MusalaSaat memasuki area Masjid, kita juga dapat melihat beberapa ruang operasional khusus untuk pengelola masjid yang terletak persis di bagian depan gedung masjid.
![Mengulas Tuntas Fasilitas Kemasyarakatan Masjid Nurussamaniyah]()
Adapun fasilitas pendukung lainnya seperti perpustakaan yang terletak di lantai dua masjid terbuka untuk umum. Fasilitas masjid paling utama selain sebagai sarana ibadah adalah aula atau gedung serbaguna yang memadai, dan kerap disewakan untuk acara pernikahan.
"Ada aula juga untuk acara nikah setiap akhir pekan, dan juga ada pantry, itu itu digunakan ketika kita mengadakan wedding," ujarnya.
Sejarah Pendirian MasjidDalam perjalanannya, masjid ini bermula dari delapan sarana ibadah umat muslim yang kemudian di ruislag (tukar guling) menjadi Masjid Nurussamaniyah seluas 2.500 meter persegi. Masjid ini diresmikan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia periode 2014-2019 Lukman Hakim Saifudin pada tahun 2016.
Halaman yang luas mengelilingi bangunan masjid difungsikan sebagai lahan parkir, tampak mampu menampung puluhan kendaraan roda empat maupun roda dua.
Pada lantai dasar masjid terdapat tempat wudu pria di sebelah kiri dari bangunan masjid, dan tempat wudu wanita di sebelah sisi kanan. Untuk memasuki ruang utama salat, terdapat tiga tangga yakin tangga utama di depan bangunan serta tangga samping di kiri dan kanan bangunan masjid.
Saat menginjakan kaki ke dalam ruangan salat, kita akan disuguhkan pemandangan indah ruang salat dengan aksara-aksara Arab yang mengelilingi bagian kubah dalam masjid. Tak luput dua aksara besar persis di dinding dekat mihrab.
Baca Juga: Tafsir Surat Al-Maidah Ayat 90: Larangan Judi dan Minuman KerasRuang ibadah pun diisi interior-interior modern seperti jam digital pengingat waktu azan, lampu gantung raksasa, dan bagian langit-langit dalam kubah dihiasi lukisan awan-awan yang nampak hidup. Ruang ibadah juga memiliki dua tingkat sehingga terlihat kemegahannya.
"Daya tampung masjid berkisar 500 jamaah, bila salat Jumat terisi penuh bisa sampai 700 hingga 800 karena ada dua lantai (ibadah)," kata Bendahara Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurussamaniyah, Ahmad Budiman di kesempatan sama.
Selain itu, Masjid Nurussamaniyah memiliki sederet kegiatan keagamaan pada umumnya, seperti taklim, pengajian, majelis zikir, dan kajian-kajian yang dibuka secara umum. "Dalam satu minggu ada lima kegiatan, empat kegiatan di malam hari dan sore pada hari sabtu," ujarnya.
Baca Juga: Waspada, Ini Ciri-ciri Dukun Berkedok Ustadz yang Harus Dijauhi(zhd)