LANGIT7.ID, Jakarta - Sejatinya, tindakan pembunuhan terhadap sesama manusia sangat dibenci Allah SWT. Pelaku pembunuhan akan mendapatkan dosa besar dan ganjaran yang setimpal dari Allalh SWT.
Sebagai pedoman hidup umat muslim, Al-Qur'an mengatur kehidupan umat muslim sehari-hari beserta larangan-larangan besar yang dilaknat Allah SWT. Menghilangkan nyawa seseorang yang tidak bersalah merupakan satu di antaranya. Allah SWT berfirman dalam surat An-Nisa ayat 93:
وَمَن يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُّتَعَمِّدًا فَجَزَآؤُهُۥ جَهَنَّمُ خَٰلِدًا فِيهَا وَغَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُۥ وَأَعَدَّ لَهُۥ عَذَابًا عَظِيمًا
Artinya: Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah nerakan Jahannam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.
Baca Juga: Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 2: Al-Quran Sebagai PetunjukDalam tafsir Al-Muyassar oleh Kementerian Agama Saudi Arabia dijelaskan, membunuh seseorang dengan sengaja merupakan perbuatan yang melampaui batas dan akan mendapatkan ganjaran bagi sang pelaku, yakni neraka Jahannam.
Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam tafsir Al-Wajiz mengatakan, pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja akan mendapatkan balasan, yakni abadi dalam neraka Jahannam. Allah murka kepada pelaku pembunuhan dan akan menyediakan azab yang sangat pedih di akhirat kelak.
Dari kedua tafsir di atas, Allah sangat murka atas pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja dan akan mendapat siksaan sangat pedih di akhirat kelak. Bahkan tak tanggung-tanggung, Allah SWT menjamin satu tempat, yaitu di neraka Jahannam.
Baca Juga: Dapatkan Hidayah, Ini Kisah 7 Mualaf Indonesia Memilih Islam(zhd)