LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 4
waktu tidur yang dilarang dalam Islam. Dalam penjelasan ilmiah, ternyata waktu-waktu terlarang untuk tidur ini bisa mengganggu kesehatan badan.
Adapun keempat waktu terlarang ini adalah tidur setelah subuh,
tidur setelah Ashar, tidur sebelum Isya, dan tidur setelah makan.
Umat Islam diharapkan menghindari waktu-waktu tidur ini dan mengisinya dengan kegiatan bermanfaat. Berikut penjelasan larangan waktu tidur yang dilarang dalam Islam:
Baca Juga: Anjuran Rasulullah, Ada 8 Manfaat Tidur Miring Kanan bagi Kesehatan1. Tidur setelah subuhAllah membenci hamba-Nya yang tidur setelah salat Subuh. Pasalnya, umat diajarkan untuk memperbanyak zikir saat selepas Subuh dan mengisi waktu tersebut dengan kegiatan produktif.
Seperti doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW untuk umatnya, "Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya” (HR. Abu Dawud).
Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda, “Apabila engkau telah selesai salat Subuh janganlah kamu tidur tanpa mencari rezeki,” (HR. Thabrani).
Adapun tidur selepas Subuh, menurut, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, dapat mengganggu kesehatan badan. Di antaranya seperti melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa (metabolisme) seharusnya diurai dengan berolahraga atau beraktivitas.
Selain itu, tidur setelah Subuh juga akan berdampak pada meningkatnya rasa malas untuk beraktivitas pada siang harinya. Juga menghambat datangnya berkah dan rezeki.
2. Tidur setelah Ashar Tidur selepas Ashar juga dilarang karena bisa menimbulkan penyakit pada tubuh. Seperti memicu stres, dan bahkan membuat seseorang linglung.
Diriwayatkan Imam Abu Bakr Al-Marrudzi Rahimahullah, bahwa Imam Ahmad pernah berkata: “Tidak disukai (makruh) bagi seseorang tidur setelah Ashar, dikhawatirkan membahayakan (kewarasan) jiwanya.”
Tidur setelah Ashar juga dapat menimbulkan masalah kesehatan, seperti sering merasa lelah. Bahkan, berpotensi menyebabkan gangguan jiwa, akal, dan pikiran seseorang.
3. Tidur sebelum Isya“Bahwasannya Rasulullah SAW membenci tidur sebelum salat Isya dan mengobrol setelahnya,” (HR. Bukhari dan Muslim).
Untuk itu, umat jangan sampai membiasakan tidur di waktu sebelum menunaikan salat Isya. Lekas tidur setelah Isya lebih dianjurkan untuk mempersiapkan diri bangun lebih awal dan menunaikan salat tahajjud.
4. Tidur setelah makanRasulullah SAW bersabda: "Leburkan makanan kalian dengan zikir kepada Allah SWT dan salat. Dan janganlah kalian tidur terus setelah makan, akibatnya membuat hati kalian jadi keras." (Ibnu Sinni).
Adapun tidur setelah makan ini dapat menyebabkan masalah pada pencernaan. Untuk itu, dianjurkan untuk memberi jeda waktu sebelum memutuskan tidur setelah makan.
(bal)