Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home masjid detail berita

Khutbah Jumat UAS: Keistimewaan Rasulullah

Muhajirin Jum'at, 19 Agustus 2022 - 14:44 WIB
Khutbah Jumat UAS: Keistimewaan Rasulullah
Ustaz Abdul Somad (UAS). Foto: Muhajir.
LANGIT7.ID, Jakarta - Pendakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) mengungkapkan, salah satu keistimewaan yang diberikan Allah Ta’ala kepada Rasulullah adalah musuh merasa ketakutan. Rasa takut ditanamkan ke dalam hati para musuh-musuh Islam.

“Dalam hadits dijelaskan, rasa takut itu ada dalam hati musuh Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan satu bulan. Setelah diukur dari Kota Makkah Al-Mukarramah menuju Mesir perjalanan satu bulan pada masa itu, menuju ke wilayah kekuasaan Heraklius di Syam perjalanan satu bulan, menuju Persia perjalanan satu bulan,” kata UAS saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2022).

Musuh yang berada dalam radius perjalanan satu bulan masa itu merasa ketakutan kepada Nabi Muhammad. Menurut UAS, itu juga berlaku kepada orang-orang yang mengikuti gerak langkah perjuangan Nabi Muhammad SAW.

“Musuh-musuh akan merasa cemas. Hartanya banyak, kekuasannya tinggi, tapi tidak dapat tidur lelap di tengah malam karena merasa ketakutan,” kata UAS.

Baca Juga: 5 Tema Khutbah Jumat: Prinsip-prinsip Maqashid Syariah

Ketakutan itu bukan karena Rasulullah memiliki persenjataan yang luar biasa atau pun karena kekuasaan. Namun, ketakutan itu muncul sebagai hukuman yang datang dari Allah Ta’ala.

Sebaliknya dirasakan bagi orang Beriman. Allah akan mencabut rasa takut seperti dari dalam hati orang-orang yang medekatkan diri kepada Allah. Orang Beriman tidak lagi merasa takut kepada mahluk dan tidak pula merasa cemas, karena merasakan kebersamaan dengan Allah Ta’ala.

“Kalau kamu sangka kita hanya berdua di dalam gua Tsur ini wahai Abu Bakar Ash-Shiddiq? maka sesungguhnya Allah yang ketiga. Aku, engkau, dan ada Allah bersama kita. La tahzan, jangan sedih karena Allah senantiasa bersama kita,” kata UAS.

Kebersamaan dengan Allah itulah yang ditanamkan dalam dua rakaat di tengah malam. Orang beriman selalu menyempatkan diri bangun shalat tahajjud untuk menanamkan rasa takut hanya kepada Allah.

“Merasa sunyi di tengah keramaian. Ramai mata manusia memandang, tapi merasakan ada satu pandangan yang menusuk dalam qalbu, pandangan Allah Ta’ala. Merasa ramai di tengah kesunyian, tidak ada manusia bersamanya, di dalam penjara yang gelap gulita, di dalam kerak bumi sendirian, tapi tidak pernah merasa sunyi karena bersama dengan Allah Ta’ala,” ujar UAS.

Baca Juga: Viral, Jenderal TNI Tembaki Sejumlah Kucing Liar di Sesko TNI

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)