Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Gus Muhaimin Kenang Kontribusi Buya Hamka Merawat Bangsa

Garry Talentedo Kesawa Selasa, 30 Agustus 2022 - 20:35 WIB
Gus Muhaimin Kenang Kontribusi Buya Hamka Merawat Bangsa
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar saat memberikan sambutan dalam peluncuran buku Membaca Hamka Merawat Bangsa karya Umar Syadat Hasibuan di Perpustakaan Nasional RI. (Foto: DPR RI/Prima/nvl)
LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar mengenang kontribusi Buya Hamka dalam konsistensi merawat bangsa, sejak lahir hingga wafatnya. Hal itu disampaikan Muhaimin dalam peluncuran buku ‘Membaca Hamka Merawat Bangsa’ karya Umar Syadat Hasibuan di Perpustakaan Nasional RI.

"Buku ini telah merevitalisasi pemikiran dari Buya Hamka yang sangat dahsyat. Sosok ulama sekaligus seniman dan sastrawan, yang pasti dalam konteks waktu dan zaman akan memberi kekayaan khazanah intelektual dan sastra kita," ujar Muhaimin Iskandar, dikutip Selasa (30/8/2022).

Baca Juga: Membaca Tafsir al-Azhar Buya Hamka, Anwar Ibrahim: Mengesankan

Pria yang akrab disapa Gus Muhaimin itu mengungkapkan cara Buya Hamka merawat bangsa adalah dengan menjadi figur yang konsisten (istiqomah) antara pemikiran dan perbuatan. Menurutnya, apa yang menjadi pemikiran Buya Hamka tercermin dari tiap tindakan keseharian.

Bahkan, lanjut Gus Muhaimin, pemikiran Buya Hamka juga tidak mengikuti hawa nafsu untuk balas dendam politik. Hal itu tercermin saat Buya Hamka berkenan menjadi imam salat jenazah Bung Karno, yang pernah memenjarakannya selama dua tahun empat bulan.

"Hamka adalah contoh bagi generasi saat ini termasuk tidak dendam terhadap Bung Karno meskipun dipenjara selama dua tahun. Itu pembelajaran yang sangat dahsyat, kesabaran memaafkan, saling menghormati itu yang harus dijadikan warisan bagi kita," ujar Gus Muhaimin.

Baca Juga: Buku Membaca Hamka Merawat Bangsa, Ulas Pemikiran dan Tindakan Buya Hamka

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap sosok Buya Hamka bisa menjadi pedoman bagi anak muda untuk meningkatkan literasi. Untuk itu, Gus Muhaimin mendorong pemerintah memudahkan penerbitan buku, menghilangkan pajak buku serta memfasilitasi penyebaran buku-buku ke masyarakat melalui bantuan APBN.

"Saya kira sekarang semua tidak bisa dapatkan akses karena buku mahal. Karena itu saya harapkan APBN menggratiskan buku-buku khususnya buku sejarah, sastra, dan ilmu pengetahuan," tutur Gus Muhaimin yang juga Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu.

Baca Juga:

Sejarah Masjid Raya Pulo Asem, Diresmikan Langsung Buya Hamka

3 Cara Mendidik untuk Lahirkan Generasi Hamka Masa Kini

Ahmad Fuadi Angkat Sisi Cinta Tak Biasa Hamka di Novel Terbarunya


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)