Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Assalaam Satu-satunya Pesantren Miliki Observatorium, Ini Sejarahnya

Muhajirin Rabu, 31 Agustus 2022 - 21:00 WIB
Assalaam Satu-satunya Pesantren Miliki Observatorium, Ini Sejarahnya
Teleskop di Observatorium PPMI Assalaam (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
LANGIT7.ID, Sukoharjo - Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Sukoharjo, Jawa Tengah adalah satu-satunya pesantren di Indonesia yang memiliki observatorium dan planetarium. Keduanya dikelola oleh ustadz dan santri yang tergabung dalam Club Astronomi Santri Assalaam (CASA).

Dengan fasilitas yang lengkap, CASA menjadi klub astronomi yang terkemuka di Indonesia. Tiap kali ada peristiwa langit seperti gerhana matahari dan gerhana bulan, para santri akan meneropong ke langit menggunakan teleskop besar.

Mereka juga jadi rujukan dalam pengamatan hilal atau rukyatul hilal bersama berbagai pihak. Saat LANGIT7.ID berkunjung ke Pesantren Assalaam, CASA tengah menggelar latih lapang hilal bersama Kementerian Agama dan BMKG.

Baca Juga: Menilik Observatorium Ponpes Assalam, Dari Pesantren Mengamati Antariksa

Pengasuh dan Kepala Laboratorium Astronomi PPMI, Ustadz AR Sugeng Riyadi, mengatakan, CASA terbentuk secara tidak sengaja. Pada 2005 lalu, Pesantren Assalaam mendapatkan bantuan alat-alat praktikum KIT Sains.

"Semua tidak sengaja. 2005 kita mendapatkan bantuan alat-alat praktikum kit sains. itu tidak hanya Assalaam, hampir semua madrasah di Indonesia itu dapat. Alat praktikum IPA itu, KIT Biologi, KIT Kimia, termasuk ada tambahan Astronomi," kata Sugeng kepada LANGIT7.ID, Senin (29/8/2022).

Kala itu, Assalaam mendapat bantuan teleskop jadul. Pembelajaran astronomi juga sangat sangat sederhana, hanya sekadar buka pasang teleskop hingga melihat matahari dan bulan. Hingga pada akhirnya salah seorang bertanya apakah teleskop itu dimungkinkan untuk melihat hilal.

"Lalu ada pertanyaan dari guru akidah, itu yang memicu. "Ayo kita rukyat hilal pakai teleskop di Laboratorium. Baru saya sadar. Kalau lihat bulan bisa, berarti hilal juga bisa. Oke, ayo. Anak-anak yang minat kumpulin," tuturnya.

Baca Juga: Visi Peradaban Ponpes Assalaam Dirikan Observatorium dan Planetarium

Para santri yang memiliki minat sama lalu membuat CASA. Pada masa awal, hasil observasi benda langit di-copy menggunakan VCD Player lalu disimpan ke memory card. Lama kelamaan, kata Sugeng, CASA ikut serta dalam rukyatul hilal.

Melihat ada perkembangan Sugeng lalu mengusulkan kepada pihak yayasan agar gedung astronomi dibangun. Proposal dimasukkan pada 2010. Pihak yayasan menyetujui pada 2011 dan gedung selesai dibangun pada 2012.

Secara kebetulan, Sugeng mendapat informasi bahwa pada Agustus 2012 akan terjadi fenomena langka yakni gerhana venus. Fenomena itu hanya terjadi 100 tahun lebih satu kali.

Saat Assalaam menyebarkan informasi tersebut, banyak wartawan yang tertarik untuk meliput. Bahkan, ada salah satu televisi swasta yang turut serta dalam observasi fenomena langka itu.

Baca Juga: Toleransi ala PPMI Assalaam: Damai kepada Muslim, Non-Muslim, dan Pemerintah

"Dari situ wartawan tahu, wawancara. Gerhana. masuk koran. dapat perhatian. Itu kemudian heboh," kata Sugeng.

Pihak yayasan lalu meminta sugeng untuk menambah teleskop dan menambah kegiatan astronomi santri. Sejak saat itu, santri aktif mengamati angkasa luar menggunakan teleskop besar.

Kini, Assalaam telah meluncurkan Mobil Astronomi dengan nama CASAMO (Club Astronomi Santri Assalaam Mobile Observatory). CASAMO merupakan salah satu visi astronomi Assalaam yang diresmikan pada Gerhana Bulan 26 Mei 2021.

Assalaam Satu-satunya Pesantren Miliki Observatorium, Ini Sejarahnya

Mobil CASAMO itu dilengkapi dengan peralatan canggih untuk mengamati benda-benda antariksa. Juga fenomena alam di luar atmosfer bumi. Misal awan antarbintang yang kerap disebut nebula termasuk galaksi Bimasakti.

Berbagai kegiatan Astronomi Assalaam kian tersebar luas saat memasuki era digitalisasi. Media sosial berkembang pesat. Setiap masyarakat bisa mengakses informasi di internet melalui gawai.

"Apalagi sekarang muncul media soail. Klik share sana, share sini. Orang pengen ke sini, tamu ke sini foto-foto, share ke medsos. jadi seperti fenomena bola es yang makin membesar," ujar Sugeng.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)