Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 Juli 2026
home masjid detail berita

5 Tema Khutbah Jumat: Kunci Keselamatan Dunia dan Akhirat

Andi Muhammad Kamis, 01 September 2022 - 23:00 WIB
5 Tema Khutbah Jumat: Kunci Keselamatan Dunia dan Akhirat
5 Tema Khutbah Jumat: Kunci Keselamatan Dunia dan Akhirat. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Setiap kaum mukmin tentunya ingin meraih kebahagiaan serta keselamatan dunia dan akhirat. Namun banyak yang masih belum mengetahui bagaimana cara mencapai tujuan tersebut.

Untuk mencapai keselamatan dunia dan akhirat tentunya kita diwajibkan untuk mengamalkan apa yang diajarkan agama Islam dan menjauhi larangan Allah. Berikut lima tema khutbah yang dapat khatib bawakan:

1. Bertakwa

Orang yang bertakwa kepada Allah akan mendapat banyak kemuliaan, baik di dunia maupun di akhirat. Takwa merupakan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT dan mau meninggalkan maksiat karena takut akan siksa-Nya. Perintah takwa tertuang dalam surat Al-Maidah ayat 35 sebagai berikut:

Baca Juga: Jadwal Puasa Sunnah Bulan September 2022

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱبْتَغُوٓا۟ إِلَيْهِ ٱلْوَسِيلَةَ وَجَٰهِدُوا۟ فِى سَبِيلِهِۦ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan."

2. Muhasabah

Muhasabah merupakan peninjauan atau koreksi terhadap perbuatan, sikap, kelemahan, kesalahan, dan sebagainya terhadap diri sendiri. Muhasabah adalah salah satu cara membersihkan diri dari kesalahan-kesalahan yang pernah dibuat agar selamat di akhirat.

Dengan bermuhasabah maka kita akan selalu menggunakan waktu dengan bijak dan sebaik mungkin agar terhindar dari dosa-dosa serta lebih banyak dari amal saleh. Allah berfirman dalam surat Al-Hasyr ayat 18:

وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ نَسُوا اللّٰهَ فَاَنْسٰىهُمْ اَنْفُسَهُمْۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

Artinya: “Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.”

Ayat tersebut merupakan peringatan kepada kaum muslimin yang mengabaikan perintah untuk muhasabah diri. Di mana Allah SWT menyamakan orang yang melupakan perintah ini dengan orang fasik yang melupakan-Nya.

3. Bersedekah

Dengan bersedekah insya Allah kita akan terselematkan di dunia dan akhirat. Ketika kita meninggalkan dunia, harta-harta yang telah dikumpulkan semasa hidup semuanya akan sirna dan tak berarti. Kecuali sebagian harta yang kita sedekahkan akan menjadi amalan besar yang dapat menolong kita di akhirat.

4. Saling Memberi Nasihat

Saling memberi nasihat dalam kebenaran dan kesabaran merupakan anjuran agama Islam kepada sesama muslim, sehingga seorang muslim yang hendak melakukan kesalahan akan meninggalkannya. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ashr 2-3:

Baca Juga: 7 Tema Khutbah Jumat Tentang Bahaya LGBT dan Dampaknya

وَالْعَصْرِ.إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ. إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Artinya: "Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh serta nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran."

5. Membaca Istigfar

Membaca istighfar dapat kita amalkan selepas salat fardhu maupun salat sunnah. Bacaan istigfar juga dapat dibaca kapan saja misal saat menyadari berbuat kesalahan atau sedang menghadapi suatu penyakit atau kesulitan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Siapa yang senantiasa beristigfar, niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya, dan Allah memberinya rezeki dari arah yang tidak ia sangka-sangka.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Membaca istigfar pun memiliki keutamaan lainnya, yakni kebaikan di dunia. Seperti firman Allah SWT dalam surat Al-Hud ayat tiga:

وَأَنِ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَٰعًا حَسَنًا إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِى فَضْلٍ فَضْلَهُۥ ۖ وَإِن تَوَلَّوْا۟ فَإِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

Artinya: Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.

Baca Juga: BBM Naik Picu Panic Buying, Ekonom: Islam Ajarkan Pengendalian Diri

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan