LANGIT7.ID - , Jakarta - Masalah
hati adalah hal yag penting untuk dipelajari. Sebab keselamatan seorang hamba di hari
kiamat tergantung pada keselamatan hatinya.
Allah SWT berfirman dalam surat As-Syu'ara ayat 88-89.
"(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang yang menghadap Allah dengan hati bersih."
Baca juga: Nasihat Buya Yahya: Istiqomah Menjadi Muslim yang BaikPendakwah Abu Yahya Badrusalam mengatakan Allah SWT menyebutkan dalam ayat itu bahwa di hari kiamat harta dan anak-anak tidak bermanfaat. Namun yang bermanfaat saat itu adalah orang yang membawa hati selamat.
"Ini menunjukkan bahwa keselamatan seorang hamba di hari kiamat tergantung pada keselamatan hatinya. Semakin hatinya selamat, makin selamat pula ia dan sempurna di hari kiamat." ujar Ustaz Badrusalam dikutip dari Youtube Ammar TV, Jumat (2/9/2022).
Kemudian, dia melanjutkan, Allah SWT sangat memperhatikan tentang
kebersihan hati. Dalam surat As Syams yakni surat ke-91 dalam Alquran, Allah SWT bersumpah sebanyak 11 kali.
Baca juga: Bolehkah Jenazah Muslim Dikuburkan dengan Peti? Ini PenjelasannyaSurat itu berisi tentang pilihan bagi setiap orang. Apabila menyucikan jiwanya akan mendapatkan keberuntungan. Sedangkan bagi yang mengotori akan
diazab oleh Allah SWT.
"Begitu pentingnya penyucian hati dalam Islam. Bukankah diturunkannya kitab-kitab suci dan diutus para nabi serta rasul untuk penyucian hati? Bukankah disyariatkan
ibadah pun utuk menyucikan hati?" tambahnya.
Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 21,
"Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa".
Baca juga: UAS: Artis Hijrah Sebaiknya Jangan Tinggalkan Dunia Selebritas"Takwa itu tempatnya di hati" pungkas Ustaz Badrusalam.
Sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Taqwa itu ada di sini," (HR Muslim No. 2564 dalam Kitabul Birri wash Shilah).
(est)