Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Meninggal saat Menuntut Ilmu Dinilai Mati Syahid, Ini Kata Ustadz

mahmuda attar hussein Ahad, 11 September 2022 - 12:30 WIB
Meninggal saat Menuntut Ilmu Dinilai Mati Syahid, Ini Kata Ustadz
Pemakaman santri Ponpes Gontor berinisial AM (17) di Palembang. (Foto: Istimewa).
LANGIT.ID, Jakarta - Pondok Modern Pesantren Darussalam Gontor menyebut, santri berinisial AM (17) yang meninggal dunia karena diduga mengalami kekerasan tergolong mati syahid. Pimpinan Pondok Modern Pesantren DarussalamGontor KH M Akrim Mariyat mengatakan, korban wafar dalam keadaan masih aktif menimba ilmu di Gontor.

"Korban adalah alumni kita, murid kita dan wafat di Ponpes Gontor dalam keadaan mati syahid karena masih aktif menimba ilmu di Gontor,” kata Akrim saat ziarah di TPU Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kasus Wafatnya Santri AM jadi Momentum Perbaikan Gontor

Mengutip ceramah Habib Ali Hasan Baharun, dia menjelaskan, seseorang yang mati dalam menuntut ilmu dalam mencari agama Allah, diharapkan mati syahid.

Golongan mati syahid dalam menimba ilmu ini juga tak kenal usia. Termasuk bila dia sudah berusia lanjut usia.

"Meninggal dalam keadaan belajar maka dia tergolong mati syahid. Ada yang meninggal sebelum dia selesai menuntut ilmu, maka dia mati syahid," jelasnya.

Dalam kesempatan lain, Buya Yahya menjelaskan, anak yang tewas karena dizalimi, seperti dikeroyok juga termasuk golongan mati syahid. Bahkan dosa-dosanya juga akan dihapuskan.

"Selain itu pahala orang-orang yang berbuat zalim kepadanya akan ditumpahkan kepada korban," tambahnya.

Banyak orang hanya bisa mengasihani orang yang menjadi korban zalimi. Namun di mata Allah dia adalah orang yang mulia.

"Saat dia dicabut nyawanya justru menemukan kenikmatan. Anak yang meninggal karena dizalimi dia mendapat mati syahid," tegasnya lagi.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)