LANGIT7.ID - , Jakarta -
Meninggal dunia dalam keadaan
husnul khatimah merupakan dambaan semua hamba Allah SWT yang beriman. Bahkan sering dipanjatkan dalam setiap doa mereka.
Pendakwah
Ustaz Abdurahman Al Habsyi mengatakan tidak semua orang bisa mendapatkan hal demikian.
"Hanya hamba-hamba Allah pilihan tentunya yang dikabulkan harapannya, yang akhirnya dia
wafat dalam husnul khatimah," ujar Ustaz Rahman kepada Langit7, Kamis (15/9/2022).
Baca juga: Keutamaan Wafat di Hari Jumat, InsyaAllah Husnul KhatimahMenurut dia, Ustazah Taslimah yang pagi tadi, Kamis (15/9/2022), meninggal dunia di Masjid Al Barkah As Syafi'iyah saat memimpin
majelis taklim adalah salah satu orang yang dikabulkan doanya.
Ustaz Rahman menyebut ada poin istimewa yang dimiliki oleh Ustazah Taslimah saat wafat.
"Insya Allah, ustazah tersebut wafat dalam keadaan husnul khatimah karena beliau tentu dalam keadaan suci. Memimpin doa dan
membaca Alquran, kemudian di tengah-tengah majelis yang dihadiri oleh banyak orang," lanjutnya.
"Beliau wafat disaksikan oleh orang-orang baik dan suci di sekitarnya karena dalam keadaan
berwudhu. Mereka bisa menjadi saksi di hadapan Allah bahwasanya beliau wafat dalam keadaan yang indah dan mulia," lanjut dia.
Baca juga: Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci InsyaAllah Husnul KhatimahLebih lanjut, Ustaz Rahman mengatakan orang yang meninggal dalam keadaan husnul khatimah tercatat sebagai syahid, di yaumul akhir ia akan memiliki keistimewaan.
"Ia akan digabungkan dengan para orang-orang yang lurus, digabungkan bersama orang-orang soleh. Kemudian di yaumul akhir dia memiliki hak untuk memberikan syafaat kepada kerabat, keluarga dan lainnya, karena dia tercatat sebagai seorang yang wafat dalam keadaan syahid," tuturnya.
"Jadi orang yang mati syahid itu adalah orang yang sebelum ajal menjemputnya dia menyaksikan janji indah Allah yang akan diberikan kepadanya nanti di hari akhir," pungkas Ustaz Rahman.
Baca juga: Jangan Menyerah, Setiap Orang Bisa Wafat Husnul Khatimah(est)