Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Tak Perlu Ragu, Begini Tips Pilih Pesantren yang Aman dan Nyaman

hasanah syakim Sabtu, 17 September 2022 - 12:31 WIB
Tak Perlu Ragu, Begini Tips Pilih Pesantren yang Aman dan Nyaman
Ilustrasi. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Salah satu wujud kontribusi pesantren sebagai lembaga pendidikan asli Indonesia, ialah memberikan pengaruh besar terhadap pembangunan bangsa. Hal tersebut dilihat dari banyaknya tokoh pemimpin dengan latar belakang pendidikan pesantren.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, M. Ali Ramdhani menyebutkan, para tokoh bangsa mulai dari Presiden ke-4 RI KH Abdurahman Wahid, Wakil Presiden KH Mar'uf Amin serta sejumlah menteri kepala daerah pèrnah menjadi santri.

Baca juga: Kemenag Yakin Pesantren Masih Aman untuk Anak

Menurut Dhani, hal tersebut memberikan fakta bahwa pesantren menjadi salah satu tempat belajar yang aman, layak, dan tepat untuk pengembangan generasi penerus bangsa.

"Belakangan eksistensi pesantren sedikit terganggu akibat adanya isu kekerasan seksual, dan terorisme yang muncul dan menyeret pesantren," katanya dikutip dalam laman resmi Kemenag Sabtu (17/9/2022).

Dhani mengungkapkan, hal ini kerap menjadi kekhawatiran bagi sebagian orang tua yang ingin menitipkan anaknya dalam pengasuhan pendidikan pesantren.

Lebih lanjut, Dhani menegaskan seharusnya kekhawatiran tersebut tidak perlu muncul, jika orang tua memahami bagaimana sesungguhnya pesantren.

Baca juga: Sosiolog UI Sebut Empat Faktor Penyebab Munculnya Kekerasan di Pesantren

“Saya ingin mengingatkan bagi seluruh anak bangsa, terutama kepada seluruh orang tua yang hari ini ingin menitipkan anaknya di pondok pesantren, bahwa perlu melihat apakah lembaga yang menyebut dirinya pesantren memiliki arkanul ma’had (rukun pesantren),” tutur Dhani.

Dhani juga menjelaskan, terdapat lima hal yang menjadi arkanul ma’had. Yaitu, kiai yang menjadi figur teladan sekaligus pengasuh yang membimbing santri.

“Lihat sanad keilmuannya. Sanad keilmuannya jelas, ada kiainya. Jangan menitipkan ke pesantren yang gurunya hanya satu tunggal,” ujar Dhani.

Selanjutnya yang harus terpenuhi adalah adanya santri mukim, adanya pondok atau asrama, ada fasilitas masjid atau mushala, serta kajian kitab kuning.

Baca juga: Wapres Dorong Pesantren Lakukan Rekayasa Sistem Tanam Hidroponik

“Jadi perhatikan, sanad keilmuannya, ada kiainya, memiliki fasilitas yang baik, dan ada pembelajaran kitab kuning,”tegas Dhani.

Dhani menambahkan, bahwa pesantren menjadi salah satu lembaga pendidikan yang bersifat inklusif sehingga orang tua boleh menengok serta masyarakat bisa melihat.

"Dengan demikian saya bisa mengatakan pesantren aman dan layak menjadi tempat orang tua menitipkan pendidikan anak,” tutupnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)