LANGIT7.ID, Jakarta - Budidaya ikan dapat dilakukan di berbagai media atau kolam termasuk di pekarangan rumah. Bahkan bila budidaya ikan ini dilakukan dengan tekun, bisa dijadikan sebagai peluang usaha sehingga menambah penghasilan bagi keluarga.
Selain berkebun, ternyata pekarangan rumah yang kosong juga dapat dimanfaatkan sebagai kolam ikan. Sahabat
Langit7 dapat memulainya dengan budidaya ikan patin ataupun ikan nila, kehadiran kolam ikan di pekarangan rumah ini juga dapat memperindah pekarangan rumah.
Jika sebagian orang menganggap bahwa untuk membangun kolam ikan butuh tempat dan banyak anggaran, maka Sahabat
Langit7 bisa mendesain kolam ikan dengan sederhana. Ini akan memberikan kesan nyaman, dan tenang saat bersantai menikmati waktu di teras rumah.
Baca Juga: Budi Daya Ikan Patin, Hasilkan Omzet Hingga Rp15 Juta per BulanDilansir dari berbagai sumber, inilah tips budidaya ikan di pekarangan rumah:
1. Persiapkan Kolam Sebelum memulai budidaya ikan terutama di pekarangan rumah, hal pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan kolam untuk ikan. Sahabat Langit7 dapat memilih jenis kolam sebagai tempat untuk budidaya ikan, mulai dari kolam terpal, kolam beton, hingga kolam tanah. Hal tersebut dapat disesuaikan dengan selera serta keadaan di pekarangan rumah masing-masing.
2. Perhatikan Saluran Air dan Tata Ruang Hal penting dalam budidaya ikan terlebih dahulu adalah tempat, tata ruang serta saluran air penting untuk dilakukan. Sahabat Langit7 dapat memilih lokasi budidaya di tempat terbuka, minimal mempunyai penyinaran matahari dengan baik. Selanjutnya, kualitas air bersih juga harus diperhatikan dengan baik, pastikan air tidak keruh dan tidak ada limbah berbahaya. Kemudian, suhu air kolam dipastikan ideal, yaitu antara 26 sampai 28 derajat celcius.
3. Pilihlah Bibit Ikan yang Baik Sahabat Langit7 bisa memerhatikan bibit yang unggul dari ukuran antara kepala dan tubuh yang seimbang, memiliki pergerakan yang lincah dengan warna ikan yang cerah. Kemudian, Sahabat Langit7 dapat memastikan benih yang digunakan berasal dari induk berkualitas, serta pastikan ikan yang dipilih bebas dari penyakit.
4. Pemeliharaan Ikan yang Tepat Setelah kolam untuk ikan ini sudah jadi, maka tips selanjutnya Sahabat Langit7 perlu memerhatikan proses pemeliharaannya, berilah makanan secara rutin, yaitu antara dua hingga tiga kali dalam sehari. Kemudian seringlah mengganti air di saluran apabila terlihat sudah mulai mengeruh dan bau.
5. Penanganan Penyakit dan Hama Kehadiran penyakit dan hama menjadi salah satu kendala saat melakukan budidaya ikan. Hal ini dapat diatasi dengan mencegah akses masuknya hama ke kolam. Sahabat Langit7 juga bisa memasang lampu penerangan di area kolam, karena jika terang biasanya hama enggan untuk masuk.
6. Proses Panen yang Tepat Selanjutnya, proses memanen ikan dengan cara yang tepat menjadi hal yang juga penting, sebab jika dilakukan dengan tepat, maka ikan tidak akan mengalami kerusakan, cacat saat dipanen, hingga kematian. Dengan begitu, cara terbaik saat memanen ikan ialah di mulai dari penangkapan dari bagian hilir kemudian bergerak ke bagian hulu. Kemudian, tidak disarankan untuk memanen ikan dengan menggunakan jala apung karena akan membuat ikan mengalami luka-luka.
Baca Juga: Tips Budi Daya Ikan Dalam Ember(zhd)