LANGIT7.ID, Jakarta - Umat Islam dianjurkan memperbanyak
shalawat di Hari Jumat sebagaimana anjuran Nabi SAW. Namun berapa kali kalimat tersebut diucapkan pada momen istimewa itu?
Keutamaan bersalawat di
hari Jumat merupakan sunnah, berdasarakan sebuah hadist: "Perbanyaklah sholawat kepadaku pada setiap Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat.
"Barangsiapa yang banyak bersholawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari Kiamat nanti." (HR. Al-Baihaqi).
Baca Juga: Bukan Cuma Al Kahfi, Umat Juga Dianjurkan Shalawat di Malam JumatDalam hadist tersebut, Rasulullah memang tidak menyebutkan jumlahnya secara pasti. Namun kata 'perbanyaklah' berarti harus diucapkan sebanyak-banyaknya.
"Minimal sekali kita membaca shalawat itu 10 kali pagi dan 10 kali sore," kata Ustadz Khalid Basalamah dalam potongan ceramahnya, Jumat (23/9/2022).
Dia mengatakan, shalawat yang diucapkan umatnya dalam sebuah hadist lainnya disebutkan, disaksikan langsung oleh malaikat. Makna ini bisa berarti shalawat tersebut dihantarkan kepada Rasulullah SAW.
Shalawat yang paling afdol, kata dia, yakni shalawat Ibrahim. Bacaannya sama seperti saat tahiyat akhir. Bacaan shalawat tersebut ialah:
"Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid. Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama barokta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid."Menurut Ustadz Khalid, bacaan shalawat bisa juga pendek yakni hanya
"Allahumma sholli ‘ala Muhammad", semisal sedang berada dalam perjalanan atau bekerja.
"Shalawat pendek ini dengan hitungan 1-2 menit bisa 100 kali. Misal lagi menunggu lampu merah di jalan," ujar dia.
(bal)