LANGIT7.ID, Bandung - Anggota Polresta Bandung turut meramaikan
Muktamar Persis. Mereka mendirikan posko vaksinasi sepanjang 10 meter sebagai posko kesehatan untuk para peserta.
Dokter Leni Maliantini, dokter dari Polresta Bandung menyebut, pendirian posko tersebut sebagai upaya pihak kepolisian membantu program Dinas Kesehatan mencapai target vaksinasi booster.
Pemerintah telah memulai program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster) pada 12 Januari 2022 lalu. Peserta Muktamar XVI yang telah yang telah mendapat vaksin dosis kedua bisa datang ke posko tersebut untuk mendapatkan vaksin booster.
Baca Juga: Galakkan Transformasi Gerakan Dakwah, Muktamar Persis Dihadiri 1.250 Peserta"Karena ada pengamanan juga (untuk Muktamar Persis), sekalian momen itu dimanfaatkan untuk mencapai cakupan program vaksinasi (booster)," Dokter Ibu Leni saat berbincang dengan langit7.id, Ahad (25/9/2022).
Ada enam petugas medis di tempat ini dengan enam tugas yang berbeda. Satu petugas duduk di dekat pintu masuk untuk mencatat, lalu skrining hipertensi. Di meja ketiga ada petugas yang akan memberikan suntikan vaksin.
Tak hanya diperuntukkan untuk peserta Muktamar Persis, petugas medis juga kerap menawarkan kepada tamu Hotel Sutan Raja Soreang. Peserta ataupun masyarakat sekitar bisa datang ke posko tersebut untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga.
"Kita membantu Dinas Kesehatan, kalau polisi kan masyarakat ada rasa takut, jadi masyarakat lebih mengikuti program dari kita. terbukti dengan bantuan dari Polres, target lebih cepat tercapai," ujarnya.
Selain menjadi tempat vaksinasi, posko kesehatan semacam itu juga menjadi wadah sosialisasi kesehatan masyarakat. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19.
"Alhamdulillah, masyarakat antusias. Kayak di kabupaten bandung sudah lumayan pencapaian (program vaksinasi booster)," katanya.
(bal)