LANGIT7.ID, Jakarta - Orangtua pasti pernah mengalami situasi anak marah saat dibangunkan untuk
salat 5 waktu, khususnya Subuh. Padahal ibadah ini hukumnya wajib bagi setiap muslim.
Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma'arif atau lebih akrab disapa
Buya Yahya mengatakan, bila hal ini terjadi, orangtua telah gagal mendidik anak.
"Anak pun durhaka karena marah kepada orangtua, padahal dalam Islam harus berbakti," kata Buya Yahya dalam kutipan ceramahnya di YouTube Al-Bahjah TV, Senin (26/9/2022).
Baca Juga: Penyiar Radio Ini Ajarkan Anak Salat dan Bersedekah Sejak DiniDia melanjutkan, salat adalah pekerjaan ringan tetapi berat dilakukan kecuali untuk hamba yang dipilih Allah SWT. Menurutnya, orang tua terkadang menyuruh anak salat ketika sudah dewasa, tapi mereka tidak melatihnya sejak dini.
Akhirnya, anak mungkin saja akan menjalankan salat sesuai perintah orang tua, tetapi mereka tidak jujur dalam melakukannya.
"Salat itu harus dengan kesadaran, kalau tidak pakai kesadaran misalnya takut dengan orang tua berarti mereka hanya salat di rumah tapi kalau di luar tidak," katanya.
"Jadi kesadaran dari pribadi, bisa saja kan anak itu salatnya bohongan karena takut sama orang tuanya bahkan mungkin tanpa wuduh, niat, bacaan dan lainnya,"lanjut Buya Yahya.
Lebih lanjut, dia berkata kesadaran akan pentingnya salat tidak bisa dibangun serta-merta waktu subuh saja, tetapi juga ketika duduk santai. Orang tua hendaknya memberikan pesan-pesan disaat momen seperti itu.
"Jadi, dididik dari dini. Bahkan bukan dari dini saja, artinya setiap perbincangan kita. Kalaupun sudah terlanjur dewasa baru diajarkan, tidak apa-apa terus diperbincangkan. Dan ketika dibicarakan juga harus dalam kondisi yang baik, sehingga mereka juga dapat menerimanya dengan lapang dada," pungkasnya.
(bal)