Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Cara Duduk Nabi Muhammad SAW saat Makan, Ada Faedahnya

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 01 Oktober 2022 - 07:00 WIB
Cara Duduk Nabi Muhammad SAW saat Makan, Ada Faedahnya
Ilustrasi makan di lantai. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam adalah suri teladan bagi umat Islam di dunia. Ada banyak hal yang patut diteladani dari Rasulullah, salah satunya cara duduknya ketika makan.

Pemimpin Pondok Pesantren Suniyyah Salafiyah Pasuruan, Habib Taufiq Assegaf mengatakan ketika makan terkadang posisi duduk Rasulullah menduduki dua telapak kakinya.

Baca juga: Teladan Rasulullah, Bangun Romantisme Hubungan dengan Panggilan Sayang

Terkadang juga, Rasulullah makan dengan mengangkat kaki kanannya dan duduk di atas telapak kaki kiri.

"Ada riwayat dikatakan Nabi itu duduk seperti tasyahud, tapi lutut dengan lututnya jadi menyatu," ujar Habib Taufiq dikutip dalam YouTube Sunsel Media, Sabtu (1/10/2022).

Dalam salah satu riwayat disebutkan Rasulullah tidak bersandar pada saat makan. Abu Juhaifah meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Aku tidak pernah makan sambil bersandar.” Ibnu ‘Amr juga menyebutkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah terlihat makan sambil bersandar,” (HR Abu Dawud dan al-Tirmidzi).

Baca juga: Teladan Rasulullah Hadapi Menantu Non Muslim Hingga Mendapat Hidayah Masuk Islam

Kemudian, Habib Taufiq melanjutkan, dari semua cara duduk Nabi SAW itu terdapat beberapa faedah yang jarang diketahui, yakni untuk mempersempit perut. Tujuannya agar Anda bisa membatasi makan.

"Faedahnya mempersempit perut supaya makannya tidak banyak. Kalau duduk secara sebarangan, perutnya kita akan lebar," pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)