Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 31 Agustus 2026
home masjid detail berita

Salat Subuh Bermanfaat Buat Kesehatan Jika Ikut Pola Tidur Rasulullah

Muhajirin Sabtu, 14 Januari 2023 - 14:45 WIB
Salat Subuh Bermanfaat Buat Kesehatan Jika Ikut Pola Tidur Rasulullah
Salat Subuh berjamaah di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta (Dok Masjid Jogokariyan)
LANGIT7.ID - Salat Subuh ternyata membawa manfaat bagi kesehatan seseorang. Akan tetapi, sebelum bangun subuh ada ‘ritual’ ala Nabi Muhammad SAW yang harus diperhatikan.

Dr. Karima Burns, mengungkapkan Nabi Muhammad SAW tidur sejenak setelah isya. Kemudian, bangun sepertiga malam untuk salat tahajud sampai menjelang waktu subuh. Beliau merehatkan badan sejenak lalu lanjut salat Subuh. Rutinitas itu yang membuat seseorang sehat.

Maka itu, untuk memaksimalkan manfaat salat Subuh untuk kesehatan, maka perlu mengatur pola tidur terlebih dahulu. Tidur merupakan nikmat dari Allah Ta’ala. Rehat dari aktivitas harian yang melelahkan membua tidur menjadi aktivitas yang mengembalikan energi seseorang. Tidur juga penting untuk kesehatan.

Baca Juga: Manfaat Salat 5 Waktu untuk Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Banyak penelitian terkait durasi tidur yang ideal, ada yang menyebut 8 jam, ada pula 10 jam. Tapi, Nabi Muhammad SAW hanya sedikit tidur pada malam hari. Beliau menggunakan sebagian malam untuk salat. Penelitian menyebutkan, cara tidur Rasulullah terbukti menyehatkan.

Dr. Karima Burns mengatakan, tidur ala Rasulullah merupakan tidur terbaik bagi setiap orang. Tidur sesaat setelah salat Isya dan bangun di awal waktu untuk salat tahajud dan salat Subuh.

Pola tidur Rasulullah tersebut mirip terapi yang diberikan kepada pasien depresi di Eropa. Mereka diminta tidur lebih awal selama seminggu. Kemudian, bangun tengah malam. Setelah itu bisa tidur dengan waktu normal, tetapi bangun lebih pagi, sebelum matahari terbit.

Baca Juga: Perasaan Damai, Satu dari Empat Manfaat Salat Bagi Kesehatan Mental

“Jika Anda sudah merasa kurang tidur, Anda mungkin bertanya-tanya, betapa kurang tidur bisa membuat Anda merasa lebih baik. Seringkali masalah tidur terkait dengan kualitas tidur daripada lamanya tidur,” kata dr Karima, melansir About Islam, Sabtu (14/1/2023).

Selain itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur. Di antaranya makan setidaknya dua jam sebelum tidur, pola makan sehat, tidur dengan posisi menyamping ke kanan, hindari alkohol dan obat penenang, dan tidur di atas kasur nyaman.

Dr. Karima Burns menyebut, durasi tidur yang dibutuhkan oleh seseroang sebenarnya dirasakan secara naluriah. Jika setelah tidur selama tujuh jam dirasa enak, namun merasa Lelah jika tidur selama 5 atau 9 jam, maka 7 jam adalah waktu yang ideal.

Baca Juga: Keistimewaan Rukuk bagi Kesehatan, Cegah Prostat hingga Pengapuran

“Kebutuhan tidur juga dapat bervariasi sesuai dengan peristiwa kehidupan. Selama perjalanan atau trauma pribadi atau sakit, kebutuhan tidur dapat meningkat,” ungkap dr Karima.

Nabi Muhammad menentang kondisi ekstrem terkait kurang tidur. Beliau meminta orang yang begadang salat lail untuk menghentikan kebiasaan itu. Tubuh punya hak dan harus ditunaikan. Atur pola tidur. Tidur di awal waktu, bangun sepertiga malam, rehat sejenak sebelum fajar, dan tutup dengan salat Subuh. Ini pola yang menyehatkan dalam perspektif medis.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 31 Agustus 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan