Menurut Menag Yaqut, tidak ada bangsa yang maju tanpa kerukunan. Karena itu, dia menekankan kerukunan sebagai kunci utama untuk mewujudkan Indonesia Maju.
"Harmoni Indonesia adalah tugas kita bersama untuk merawat dan melestarikan. Tak ada bangsa yang maju tanpa kerukunan. Untuk itulah, harmoni adalah syarat utama laju pembangunan menuju pencapaian emas," ujar Yaqut dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Yaqut juga mengajak umat Islam untuk mendoakan para korban meninggal dunia di Tragedi Kanjuruhan dan MTs Negeri 19 Pondok Labu, Jakarta.
"Semoga seluruh amal kebaikan mereka diterima dan semua dosa diampuni Allah SWT. Amin," tutur Yaqut dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (8/10/2022).
Sebagai informasi Kementerian Agama mengelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan Tahun 1444 H/2022 M dengan tema 'Meneladani Rasulullah SAW Menuju Indonesia Maju' pada Jumat (7/10/2022) secara hybrid.
Peringatan ini diikuti oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin secara daring. Serta para pimpinan dan lembaga negara, duta besar negara sahabat, pimpinan ormas keagamaan, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”