LANGIT7.ID - , Jakarta - Sulit berkonsentrasi atau fokus merupakan salah satu kebiasaan yang kerap dialami anak. Kondisi ini menyebabkan sebagian orang tua khawatir dan menganggap anak malas dalam belajar.
"Banyak orang tua khawatir kalau anaknya, 5 menit atau sampai 10 menit bermain sesuatu terus tiba-tiba minta yang lain, itu sebenarnya masih wajar pada
usia dini," kata
Psikolog Anak dan Remaja, Grace E Sameva, dalam webinar
parenting, Senin (10/10/2022).
Baca juga: Pengendalian Emosi Remaja Butuh Peran Orang Tua dan SekolahGrace menekankan agar orang tua tak perlu merasa terlalu khawatir. Dia pun membagikan cara untuk memeriksa
rentang konsentrasi anak, yaitu menggunakan rumus usia x 2-3 menit.
Dia mencontohkan anak usia 2,5 tahun akan membutuhkan waktu kurang lebih 5-7,5 menit berkonsentrasi.
"Kalau dikatakan anak tidak fokus, periksa apakah sudah dalam jangka durasi rentan waktu itu. Bahkan durasi 7-8 menit untuk anak usia 2,5 tahun, itu sebenarnya masih wajar," ujar Grace.
Artinya, kata Grace setelah 7-8 menit anak butuh jeda untuk melihat-lihat permainan atau hal yang lainnya, sesudah itu baru akan melakukan aktivitas kembali.
Karena itu, sebut Grace, penting bagi orang tua untuk mengenali anak. Sebab mereka akan terus berkembang dan hal tersebut berbeda-beda.
Merujuk dari Brain Balace, Selasa (11/10/2022), pakar perkembangan anak umumnya mengatakan bahwa rentang perhatian yang normal untuk anak adalah dua hingga tiga menit per tahun dari usia mereka.
Baca juga: Ini Usia Tepat Ajarkan Anak Mandiri Beserta TahapannyaItulah periode waktu di mana anak dapat mempertahankan fokus pada tugas yang diberikan.
Berikut rentang kefokusan berdasarkan usia:
2 tahun: 4-6 menit
4 tahun: 8-12 menit
6 tahun: 12-18 menit
8 tahun: 16-24 menit
10 tahun: 20-30 menit
12 tahun: 24-36 menit
14 tahun: 28-42 menit
16 tahun: 32-48 menit
Perlu dicatat bahwa beberapa peneliti perkembangan menempatkan batas atas pada usia anak lima menit per tahun. Artinya, anak berusia 2 tahun dapat fokus pada tugas hingga 10 menit setiap kali.
Di samping itu, ada beberapa faktor yang menyebabkan fokus anak terganggu. Misalnya gangguan yang ada di dekatnya, kondisi perut lapar, rasa lelah, dan ketertarikan anak pada aktivitas yang dilakukannya.
Baca juga: Pola Asuh Zaman Dulu vs Zaman Now, Apa Bedanya?Namun, bila rentang konsentrasi anak Anda lebih pendek dari rata-rata di atas, perlu dilakukan tindak lanjut.
(est)