LANGIT7.ID, Jakarta - Kematian merupakan salah satu ketetapan Allah SWT yang pasti datang pada setiap mahluk hidup, namun tidak diketahui kapan tiba. Selain itu, kematian juga sebuah peringatan dan pelajaran bagi setiap hamba-hamba Allah SWT bahwasanya hidup di dunia tidak selamanya.
Rasulullah SAW pernah bersabda, setiap kematian yang dihadapi oleh hamba-hamba Allah SWT berarti dia sedang berjalan menuju episode berikutnya, yaitu kepada alam barzah (alam antara dunia dan akhirat).
Baca Juga: Ramalan Kematian, Kata Ustaz: Ajal Rahasia Allah SWTLantas, apakah kematian itu musibah atau hadiah?Ustaz Abdurrahman Al Habsyi mengatakan bahwa manusia di uji dengan bentuk kehilangan. Namun, akan diberikan kabar gembira jika dia bersabar.
"Kita semua diuji oleh Allah SWT dengan sesuatu yang berbentuk kehilangan, jiwa kehilangan harta, kehilangan barang perniagaan, gagal panen, banjir bandang dan lainnya. Tapi, Allah SWT berikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar," ujar Ustaz Rahman kepada Langit7, Rabu (12/10/2022).
Dalam surah QS. Al-Baqarah ayat 156 dijelaskan,
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan,"Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.” Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. Al-Baqarah: 156)
"Jadi orang yang sabar itu adalah orang-orang apabila datang musibah dalam hidupnya mereka mengatakan sesungguhnya kami ini milik Tuhan dan akan kembali kepadanya," kata Ustaz Rahman.
Baca Juga:
6 Keutamaan Ucapkan Kalimat Innailillahi Wa Innalillahi Rojiun
Amalan Ini Bisa Meringankan Saat Sakaratul Maut(asf)