LANGIT7.ID, Jakarta - Irjen
Teddy Minahasa ditangkap Divisi Propam Polri terkait kasus narkoba. Teddy diduga terlibat dalam kasus jaringan gelap pengedar dan penyalahgunaan narkoba yang diungkap Polda Metro Jaya.
“Kita melihat ada keterlibatan Irjen TM, atas dasar hal tersebut kemarin saya minta Kadiv Propam untuk menjemput dan melakukan pemeriksaan terhadap Irjen TM,” kata Kapolri Jenderal
Listyo sigit Prabowo saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan Jumat (14/10/2022).
Baca Juga: Irjen Teddy Minahasa Negatif Narkoba, tapi Konsumsi Obat TertentuTeddy diketahui baru saja ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nico Afinta. Penunjukkan itu berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2134 IX/KEP/2022.
Teddy lahir pada 23 November 1970 di Minahasa, Sulawesi Utara. Polisi yang hobi bermotor ini merupakan lulusan Akademisi Kepolisian (Akpol) 1993 dan pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pada 2014 dan menjadi staf ahli Wakil Presiden RI pada 2017.
Hobinya menunggangi motor gede (moge) pernah membuatnya menjadi Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) periode 2021-2026. Dia tercatat memiliki motor Harley Davidson Solo Tahun 2014 seharga Rp650 juta.
Tak hanya motor, Teddy juga gemar mengoleksi mobil jelajah Sport Utility Vehicle (SUV). Hal tersebut nampak dari daftar kekayaan yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya pada 31 Desember 2021.
Baca Juga: Terlibat Kasus Narkoba, Irjen Teddy Minahasa Batal jadi Kapolda JatimTeddy juga tercatat memiliki Jeep Wrangler tahun 2016 senilai Rp750 juta, Toyota FJ 55 tahun 1970 senilai Rp75 juta, dan Toyota Land Cruiser HDJ 80R tahun 1996 senilai Rp600 juta. Dari empat kendaraan tersebut, total kekayaan Teddy sudah tercatat Rp2,075 miliar.
Selain itu, Teddy juga tercatat memiliki 53 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Pandeglang, Malang dan Pasuruan. Semuanya itu dilaporkannya sebagai hasil sendiri dengan total nilai Rp25,81 miliar.
Nilai harta kekayaannya masih akan bertambah bila dihitung pula harta bergerak lainnya (Rp500 juta), surat berharga (Rp62,5 juta), kas dan setara kas (Rp1.523.717.203). Sehingga total kekayaan Teddy tercatat sebesar Rp29,97 miliar.
Melihat nilai harta kekayaan Teddy jelas lebih besar sekitar tiga kali lipat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Adapun nilai harta kekayaan Kapolri Listyo terlaporkan sebesar Rp9,2 miliar.
Baca Juga:
Kronologi Penangkapan Irjen Teddy Minahasa, Bermula dari Jaringan Gelap Narkoba
Kapolri: Irjen Teddy Minahasa Terduga Pelanggar Kasus Narkoba(asf)