LANGIT7.ID, Surabaya - Surabaya Islamic Festival, Road to
HijrahFest yang rencananya berlangsung pada 14-16 Oktober 2022 batal digelar. Kerugian dari pembatalan rangkaian pameran dan kajian keislaman itu, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
"(Kerugian) jelas ratusan juta mas," kata salah satu panitia kepada LANGIT7.ID melalui pesan singkat, Jumat (14/6/2022).
Acara di Jatim Expo Surabaya itu batal digelar karena dicabut izinnya oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Hijrahfest Batal, MUI Jatim Tuntut Pencantuman Logo Tanpa IzinDalam surat pencabutan izin tersebut, Polresta Surabaya mengungkapkan beberapa alasan pencabutan izin.
Pertama, keberatan dari PWNU dan MUI Jawa Timur atas pemakaian logo NU dan MUI. Kedua, adanya penggunaan foto atau gambar Gubernur Jawa Timur pada flyer kegiatan yang belum mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Timur. Ketiga, adanya kegaduhan di masyarakat dan indikasi gangguan kamtibmas yang mengarah pada penolakan dan pembubaran kegiatan.
Baca Juga: Kepolisian Ungkap Alasan Pencabutan Izin Hijrahfest 2022
Pengggagas HijrahFest, Arie Untung mengakui mengakui pencantuman logo yang masih dalam proses permintaan izin, murni kesalahan panitia pelaksana.
“Kami tetap mengakui bahwa ini adalah kesalahan kami semua. Dan tentunya juga apapun jenis kesalahan yang terjadi, itu adalah menjadi tanggung jawab kami,” kata Arie Untung.
Arie juga menjamin seluruh uang untuk tiket yang telah dibeli serta booth yang telah disewa, akan dikembalikan sepenuhnya.
Baca Juga: Panitia HijrahFest Akui Kesalahan Cantumkan Logo NU dan MUI Jawa Timur"Untuk teman-teman yang sudah membeli tiket dan juga beli
booth, kami akan proses secepatnya semua akan dikembalikan full,” kata Arie.
Berdasarkan informasi yang didapatkan LANGIT7, panitia telah mempersiapkan acara dan para
tenant telah mulai memasang
booth. Bahkan dalam sebuah foto menunjukkan videotron dan panggung besar untuk sentral acara telah terpasang.
![HijrahFest Surabaya Batal Digelar, Kerugian Diperkirakan Capai Ratusan Juta]()
Selain itu, narasumber dari luar kota juga telah datang ke Surabaya, salah satunya Ustadz Salim A Fillah. Demikian pula ada peserta dari luar kota juga telah hadir di Surabaya untuk mengikuti acara tersebut.
"Ya Allah saya udah dateng jauh-jauh dari Indramayu, bahkan udah booking hotel 3 hari tiba-tiba baca postingan (pembatalan) ini. Niatan menambah ilmu di hari ulang tahun aku malah Allah kasih hal Iain," ujar pemilik akun instagram @tia.niss.
(jqf)