LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Pusat Cologne mengumandangkan azan untuk pertama kali akhir pekan ini pukul 15.00 waktu setempat. Volume suara pun diatur tidak boleh melebihi 60 desibel.
Sebelumnya, masjid-masjid di beberapa kota di Jerman telah lama diizinkan untuk mengumandangkan azan. Namun untuk kota Cologne baru mendapatkan persetujuan pada bulan Oktober lalu.
Masjid yang terletak di distrik Ehrenfeld di kota barat ini merupakan rumah ibadah umat muslim terbesar di Jerman. Oleh karena itu, kumandang azan yang bergemuruh sebagai pemanggil salat lima waktu disambut dengan suka cita bagi seluruh penduduk umat muslim di kota tersebut.
“Kami sangat senang," kata Sekretaris Jenderal Organisasi Ditib Islam Turki yang mengelola masjid, Abdurrahman Atasoy, dikutip
dw.com Ahad (16/10/2022).
Baca Juga: Lapan Kubah, Masjid Ikonik Malaysia Terinspirasi Katedral di Moskow"Adzan publik adalah tanda bahwa umat Islam ada di rumah di sini." sambungnya.
Sementara, Walikota Cologne, Henriette Reker mengatakan bahwa azan merupakan sebuah tanda penghormatan bagi seluruh umat muslim yang berada di kota tersebut.
Masjid Pusat Clogne memiliki struktur kaca dan beton besar yang dirancang sebagai kuncup bunga yang diapit oleh dua menara, memiliki ruang dengan kapasitas 1.200 jamaah.
Jerman memiliki populasi umat muslim lebih dari lima juta orang. Jika dipresentasikan, maka terhitung sekitar enam persen dari populasi keseluruhan warga Jerman.
Kota Cologne sendiri dikenal denga sebagai tempatnya warga muslim di Jerman. Bahkan terhitung lebih dari 100 ribu penduduk muslim menempati kota tersebut.
Baca Juga: Stephanie, Masuk Islam karena Terbiasa di Lingkungan Muslim(zhd)