Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 27 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Metode Parenting ala Cak Nun, Perhatikan 4 Pola Asuh Ini

mahmuda attar hussein Ahad, 16 Oktober 2022 - 14:00 WIB
Metode Parenting ala Cak Nun, Perhatikan 4 Pola Asuh Ini
Metode parenting ala Cak Nun. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Metode parenting merupakan hal penting bagi keluarga mendidik anak. Ada 4 tips dari tokoh intelektual muslim, Cak Nun, terkait pola asuh orangtua.

Untuk itu dia menekankan bahwa akhlakul karimah adalah akhlak baik dan terpuji yang harus menjadi modal pertama bagi anak.

Sebab, hal itu merupakan suatu aturan atau norma yang mengatur hubungan antar sesama manusia dengan Tuhan dan alam semesta.

Lantas apa saja poin-poin parenting ala Cak Nun? Berikut Langit7 rangkum dari akun TikTok enempingtelu.

Baca Juga: 5 Tips Parenting agar Jadi Orangtua Bijak di Era Digital

1. Akhlak

Pendakwah berusia 69 tahun ini menegaskan, tidak ada tawaran bagi orang tua selain menegakkan akhlakul karimah dalam pendidikan anak. Akhlak juga termasuk pada hal akidah dan syariat yang diajarkan pada anak.

"Ini harus dan mutlak. Kalau ini bolong, saya tidak jamin dengan yang lainnya," ujarnya.

2. Militer

Menurutnya kedisiplinan anak adalah poin penting selanjutnya. Anak harus dididik "sekeras" mungkin untuk bisa disiplin.

"Jangan terjebak dengan kata anti kekerasan. Kekerasan itu contohnya perintah salat yang tak bisa ditawar dan dia harus mau melaksanakannya, termasuk saat dia harus bangun tidur tepat waktu, dan seterusnya," katanya.

Sebab, lanjut dia, bila perintah itu dilakukan dengan lembut maka tidak akan ada perintah yang mau dikerjakan oleh anak. Adapun yang tidak boleh dilakukan orang tua adalah berupa kekejaman, dan bukan kekerasan.

3. Akuntasi (Muhasabah)

Muslim bernama asli Muhammad Ainun Nadjib ini menambahkan, anak juga harus diajarkan perihal akuntasi di rumah. Caranya dengan memperkenalkan dan membiasakan mereka untuk menghitung.

Dia menambahkan, menghitung di sini bukan hanya sekadar angka, melainkan juga pandai melakukan perhitungan sebelum bertindak.

"Biasakan anakmu untuk menghitung segala sesuatu. Jadi mereka bisa banyak mempertimbangkan hal ketika akan melakukan sesuatu. Mereka akan memperhitungkan orang tua, guru, dan punya hitung-hitungan kepada kehidupan," ujarnya.

4. IT

Cendekiawan muslim ini meminta orang tua juga memperhatikan kecakapan anak di bidang teknologi informasi (IT). Pasalnya, sekarang sudah zaman di mana digitalisasi terus bergerak dinamis.

Sehingga hal yang menyangkut modernitas bisa dikenali dan dipahami dengan baik.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 27 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)