LANGIT7.ID, Jakarta - Tak hanya negara-negara muslim atau mayoritas penduduk muslim saja yang memiliki masjid megah, tapi di negara minoritas muslim ternyata juga memiliki masjid besar. Salah satunya Masjid Pusat Cologne di Jerman.
Masjid Pusat Cologne merupakan tempat ibadah terbesar di Negeri Panzer. Sarana ibadah umat muslim yang satu ini memiliki struktur kaca dan beton besar yang dirancang sebagai kuncup bunga yang dan oleh dua menara, masjid ini memiliki ruang dengan kapasitas 1.200 jamaah.
Belum lama ini, masjid tersebut baru saja melantangkan kumandang azan untuk pertama kalinya. Hal ini dikarenakan baru mendapatkan izin oleh pemerintah setempat.
Masjid tersebut berdiri kokoh di lahan seluas 4.000 meter persegi. Sebelum menjadi pusat kegiatan Islam, lahan tersebut merupakan bekas pabrik yang terbengkalai. Dari situlah kaum muslimin setempat berinisiatif mendirikan sebuah masjid.
Baca Juga: Wamenag: Dakwah Islam Tak Bisa Lepas dari Peran MasjidHal ini terealisasi atas sokongan dana dari organisasi Turkisch Isla mische Union der Anstalt for Religion (Institut Agama Persatuan Turki Islam/DITB), mengajukan proposal pendirian masjid. DITB sendiri merupakan cabang dari Kementerian Agama Turki.
Masjid yang terletak di distrik Ehrenfeld di kota barat ini diresmikan langsung oleh Presiden Turki Erdogan pada 2017 lalu, dari hasil karya arsitek Paul Bohm. Proyek pembangunan masjid mendapat kelulusan Majelis Bandar Raya Cologne.
Masjid dideasin dengan kombinasi antara gaya arsitektur Ottoman Eropa modern. Ini dapat terlihat pada bagian utama bangunan dengan perpaduan antara tembok menjulang tinggi dengan material kaca. Desain ini bertujuan agar masjid mendapatkan pencahayaan yang alami dari sinar matahari.
Tidak sebatas sebagai tempat salat saja, masjid ini juga dilengkapi berbagai fasilitas publik, seperti perpustakaan, aula pertemuan, taman, ruang-ruang perkantoran, hingga madrasah.
(zhd)