LANGIT7.ID - , Jakarta - Dalam istilah
fiqih, salat merupakan ibadah yang terdiri dari beberapa ucapan doa dan gerakan yang dimulai dengan
takbir dan diakhiri lewat salam.
Perintah mendirikan salat sekaligus hikmah yang terkandung di dalamnya disebutkan dalam firman Allah, surat Al-Ankabut ayat 45.
ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Artinya: Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (
Al Quran) dan
dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Baca juga: Siapa Tinggalkan Salat, Rugi Nikmat Sehat dari SujudAyat tersebut menjelaskan hikmah dari salat yaitu untuk mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Artinya saat seorang Muslim mengerjakan salat, maka hikmahnya dia akan terhindar dan berhenti dari
kemaksiatan.
Di samping itu, ada juga manfaat kesehatan dari setiap gerakan salat, salah satunya gerakan
takbiratul ihram.
Drs Madyo Wratsongko, MM dalam buku Mukjizat Gerakan Shalat & Rahasia 12 Unsur Manusia (2015) menjelaskan kata ihram dalam
takbiratul ihram berarti larangan.
Artinya usai mengucapkan takbir, maka pikiran diharapkan tidak dipancarkan kemana-mana, melainkan hanya pada Allah SWT semata. Gerakan
takbiratul ihram adalah mengangkat kedua tangan atau lengan.
Saat melakukan gerakan ini, maka otot-otot dada akan mengembang secara pasif. Ketika otot dada mengembang, maka organ paru juga akan mengembang secara pasif mengikut hukum tekanan negatif, sehingga oksigen bisa masuk secara optimal hingga ke pembuluh paru terkecil.
Baca juga: Keistimewaan Rukuk bagi Kesehatan, Cegah Prostat hingga Pengapuran"Dalam kondisi ini, proses pembakaran (metabolisme) menjadi optimal, termasuk kerja organ-organ sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, tertib gerakan yang dilakukan dalam shalat bermanfaat untuk meminimalkan kemungkinan sakit," jelas Madyo Wratsongko dalam bukunya dikutip Selasa (18/10/2022).
Kemudian, oksigen yang masuk secara optimal ini juga akan dirasakan oleh otak, sebagai pusat pengatur segala aktivitas tubuh manusia. Selain otak, jantung pun mendapatkan keleluasaan ruang untuk berdenyut, ketika paru mengembang dari gerakan takbiratul ihram tadi.
"Dengan masuknya udara (oksigen) secara optimal ke dalam paru, kadar oksigen tubuh yang diangkut bersama sel darah merah untuk didistribusikan ke sel dan jaringan menjadi optimal," lanjutnya.
"Singkatnya: oksigenasi tubuh menjadi optimal dan metabolisme tubuh juga optimal," tambah Madyo.
Baca juga: Manfaat Gerakan Shalat: Tenangkan Jiwa hingga Perbaiki PencernaanUsai takbiratul ihram, sebagai penghormatan pada Allah yang Maha Tinggi, dilanjutkan dengan melipat kedua tangan di dada. Di mana pergelangan tangan kanan diletakkan di atas punggung tangan kiri, dan telapak tangan kanan menggenggam pergelangan tangan kiri atau disebut dengan sikap sedekap.
Bila ditinjau dari manfaat kesehatan, sikap tangan bersedekap ini mengartikan sikap relaks atau istirahat paling sempurna bagi kedua tangan.
"Sikap relaks menjadi penting agar tidak menyebabkan perasaan cepat capek, lelah, atau nyeri pada kedua tangan. Sehingga pemusatan pikiran saat salat akan tercapai secara maksimal," urai pencipta senama ergonomis ini.
Dia menambahkan, posisi bersedekap ini bermanfaat sebagai pencegahan berbagai penyakit persendian seperti rematik.
Baca juga: Tiga Jenis Sujud, Ada yang Tidak Perlu Wudhu saat Melakukannya(est)