LANGIT7.ID - , Jakarta -
Sujud atau
sajdah adalah posisi tubuh tunduk dengan dahi, hidung, dan kedua telapak tangan, lutut, dan ujung kaki menyentuh lantai. Posisi sujud berbeda dengan membungkuk atau berlutut.
Kata sujud atau sajdah muncul sebanyak 90 kali dalam
Al-Quran. Menurut
cendekiawan Muslim, hal ini menunjukkan begitu pentingnya sujud dalam Islam.
Baca juga: Tips Khusyuk saat Salat, Tak Perlu dengan Menutup MataSujud adalah bagian penting dari
salat fardhu yang dilakukan setiap hari. Dalam Islam, sujud digunakan untuk memuji, memuliakan, dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT.
Allah SWT berfirman,
وَٱسْجُدْ وَٱقْتَرِب
“Sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan),” (Surat Al-Alaq ayat 19).
Hadist riwayat HR Muslim, Abu Dawud, dan An-Nasa'i menyebutkan keutamaan sujud sebagai momen terdekat hamba dan Allah SWT.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
“Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ‘Momentum terdekat seorang hamba dan Tuhannya adalah ketika sujud. Oleh karena itu, perbanyaklah doa saat itu,’” (HR Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i).
Di samping itu, sujud memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Melansir dari Alquran Classes, ada sejumlah keuntungan bagi
kesehatan tubuh dari bersujud.
Bisa dibilang, sujud adalah posisi yang unik. Saat bersujud otak menjadi rendah dari
jantung. Karena itu di posisi ini suplai darah meningkat, otak menerima lebih banyak asupan.
Baca juga: Hukum Marah saat Dibangunkan Salat, Ini Kata Buya YahyaPosisi ini juga berdampak pada penyimpanan memori, penglihatan, pendengaran, konsentrasi, jiwa, dan kemampuan koginitif lainnya.
Orang yang selalu mengerjakan salat lebih sedikit mengalami sakit kepala, masalah psikologis, dan cacat fungsi kognitif lainnya. Dalam posisi sujud, otot leher mendapatkan latihan terbaik.
Seseorang dapat melihat tekanan tegang pada otot leher di tempat sujud. Terutama gerak aktif leher dan otot-otot wajah saat kepala diangkat, misal satu inci di atas tanah. Akan terlihat bahwa mereka berada dalam gerakan yang sangat aktif.
Orang yang salat dengan teratur juga akan terhindar dari
mialgia leher (nyeri otot) atau
spondylosis serviks (keausan biasa pada tulang belakang leher). Otot-otot leher menjadi sangat kuat karena 34 kali sujud saat menjalankan salat lima waktu.
Efek positif lain dari bersujud juga dialami otot punggung. Saat terbangun dari sujud, maka otot-otot punggung pun berkontraksi secara aktif, yang membuatnya jadi lebih kuat.
Tak heran bila orang yang aktif menunaikan salat, jarang mengalami sakit punggung.
Baca juga: Hukum Terburu-Buru ke Masjid Karena Takut Tertinggal Salat JamaahSaat dahi diletakan ke lantai, posisi ini mengeluarkan sinar elektromagnetik berbahaya dari tubuh kita. Gravitasi dapat menarik segala sesuatu dengan sendirinya.
Kesimpulannya adalah meski salat tidak bertujuan sebagai olahraga, namun secara medis ada banyak manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya. Di samping keuntungan kesehatan, orang yang menjalani salat akan mendapat berkah berupa ketenangan pikiran.
Wallahu a'lam bishawab.(est)