LANGIT7.ID, Jakarta - Terdapat 3 amalan sunnah saat
masuk masjid untuk menunaikan salat Jumat. Umat Islam diharapkan bisa memaksimalkan rangkaian ibadah di hari Jumat.
Sejumlah
amalan sunnah sebelum masuk masjid di antaranya mandi Jumat, mengenakan pakaian terbaik, memakai wewangian, dan datang lebih awal. Lalu bagaimana setibanya di masjid?
Ada beberapa hal yang tetap dikerjakan umat Islam. Hal ini tak lepas dari rangkaian ibadah di hari Jumat. Berikut rangkaian amalan sunnah saat masuk masjid untuk Salat Jumat melansir dari laman
NU Online dan beberapa sumber lainnya:
Baca Juga: 5 Amalan Sunnah di Hari Jumat Berpahala Besar, Yuk Diterapkan1. Baca Doa Masuk MasjidDoa masuk masjid mesti diamalkan oleh jamaah. Doa-doa tersebut mengacu hadist shahih dari Rasullah. Berikut doa masuk masjid: "Allahummaftahlii abwaaba rahmatik."
Artinya: Ya Allah bukakanlah untukku pintu-pintu rahmatmu. (HR Abu Daud). Lalu masuk ke masjid diikuti dengan awal langkah kaki kanan.
2. Isi Shaf TerdepanJamaah masjid harus memahami keutamaan mengisi shaf terdepan saat salat. Dalam hal mencari keutamaan beribadah, umat harus berlomba-lomba dalam hal ini.
Sebagaimana hadist Nabi SAW: Seandainya manusia mengetahui apa yang ada (yaitu keutamaan) di dalam seruan (adzan) dan shaf pertama, lalu mereka tidak bisa mendapatkan shaf tersebut kecuali dengan undian, sungguh mereka akan melakukan undian untuk mendapatkannya. (HR Bukhari).
3. Salat SunnahSalat sunnah ketika masuk masjid yakni salat tahiyatul masjid. Salat sunnah tersebut yakni tahiyatul masjid.
Keutamaan shalat ini berdasarkan sunnah Rasulullah. Dari Abu Huairah menceritakan, "Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Apabila salah seorang di antara kamu masuk masjid, maka janganlah ia duduk sehingga ia melaksanakan sholat dua rakaat (HR Ahmad).
4. Perbanyak ShalawatKeutamaan bersalawat di hari Jumat merupakan sunnah, berdasarakan sebuah hadist: "Perbanyaklah sholawat kepadaku pada setiap Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat.
"Barangsiapa yang banyak bersholawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari Kiamat nanti." (HR. Al-Baihaqi).
Saat duduk menunggu khatib naik ke atas mimbar, jamaah bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbanyak shalawat.
(bal)