LANGIT7.ID, Jakarta - Tenaga medis Rumah Sakit Umum 'Aisyiyah Ponorogo, dr Taufik Nur Sidik mengatakan, adanya korelasi antara ajaran agama Islam dalam dunia kedokteran. Menurut dia, banyak aspek yang telah diajarkan Islam serta anjuran Rasulullah SAW mengenai kesehatan tubuh manusia.
"Dulu itu ajaran Rasulullah SAW menganjurkan bahwa makan sebelum lapar berhenti sebelum kenyang. Artinya tidak berlebihan, setiap makanan yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan penyakit," kata Taufik saat di wawancara
Langit7.id, Selasa (25/10/2022).
Ajaran Islam lainnya, kata dia, Rasulullah SAW menganjurkan bahwa makan sebelum lapar berhenti sebelum kenyang. Hal ini memang sebaiknya dilakukan, karena mengonsumsi makanan secara berlebihan dapat menimbulkan sisi negatif dalam medis yakni menyebabkan penyakit.
dr Taufik menambahkan, Islam juga mengajarkan kebiasaan hidup bersih ataupun menjaga kebersihan. Salah satu contohnya melalui ajaran berwudu ketika hendak melaksanakan ibadah salat.
"Saat berwudu lah itu salah satu cara untuk membersihkan diri kita, misalnya dengan berkumur-kumur, itu selain ajaran Islam dari sisi medis juga bisa mengeluarkan kuman-kuman yang ada di mulut," jelasnya.
Baca Juga: Penyebab Gangguan Ginjal Belum Terungkap, Pemerintah Diminta Bentuk TGIPFAdapun langkah-langkah wudu seperti mencuci tangan dan membasuh seluruh lengan, alumni Pesantren Persis ini menyebut hal tersebut merupakan salah satu anjuran dari WHO yang telah diterapkan oleh Islam sejak dahulu.
"Dalam medis itu, WHO menyebutkan bahwa cuci tangan menggunakan sabun kurang lebih selama 60 detik. Di dalam ajaran Islam pun sudah dianjurkan sejak dulu dalam berwudu," ujarnya.
Selain itu, dia juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan yakni dengan pola hidup yang sehat. Adapun slogan terbaru dalam medis yang harus dilakukan masyarakat agar tetap sehat dan memenuhi asupan gizi yang dibutuhkan tubuh.
"Yaitu mengonsumsi makanan yang bergizi, gizi seimbang kalau dulu kita dengar empat sehat lima sempurna, kalau sekarang slogannya gizi seimbang, artinya agar kadar protein dan lemak itu dikonsumsi secara seimbang," tutur dr Taufik.
"Tidak berlebihan dalam mengonsumsi karbohidrat, ataupun tidak berlebihan dalam mengonsumsi lemak. Lalu bisa dengan rutin olahraga karena juga sangat membantu untuk kesehatan kita," imbuhnya.
(zhd)