LANGIT7.ID, Jakarta -
Kampoeng Tahfidz Cilik menjadi salah satu pondok pesantren ada di wilayah Cinere, Depok. Pesantren ini khusus diperuntukan bagi anak-anak usia 6 sampai lima 11 tahun atau usia Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kampoeng Tahfidz Cilik beralamat di Jalan Cinera Gang Musholla Nomor RT/RW Cinere, Depok Jawa Barat.
Pengasuh Pondok Pesantren Kampoeng Tahfidz Cilik, Ustaz Muhammad Munir menjelaskan Kampung Tahfidz Cilik ini bermula dari salah satu tokoh masyarakat setempat, yang memberikan sejumlah kontrakan untuk belajar Al-Qur'an.
Baca juga: Cinta Quran Foundation Punya Cara Khusus Lancar Baca Al-Quran"Jadi awalnya itu ada seorang yang biasa kami sebut Pak Haji memberikan kontrakannya untuk dipergunakan anak-anak sekitar mengaji dan fokus bagaimana anak-anak ini bisa membaca Al-Qur'an," kata Ustaz Munir saat ditemui Langit7 Sabtu (22/10/2022).
Ustadz Munir menerangkan seiring berjalanannya waktu, antusias anak-anak dalam mengaji terus meningkat. Hingga akhirnya pemilik kontrakan mewakafkan 6 kontrakan seluas 80 meter untuk anak-anak mengaji.
"Sehingga kami kemudian melegalkan dalam bentuk yayasan karena agar bisa mempermudah pembuatan lembaga di bawahnya. Jadi waktu itu kami belum membuat konsep pesantren," katanya.
Tahun 2019 awal, terbentuklah Yayasan Qoiman Qurraul Quran yang memiliki makna, kumpulan orang-orang yang membaca Al-Qur'an dan kemudian dilegalkan oleh notaris tepat di tahun 2020.
"Pada tahun 2019 akhir, kami mengonsep pesantren yang kiranya belum ada di Kota Depok, maka sasarannya yaitu anak-anak kecil sehingga saya pribadi mencari yang belum dipakai oleh orang-orang atau lembaga lain," ungkapnya.
Ustaz Munir mengatakan, karena sasarannya adalah anak-anak kecil maka Kampoeng Tahfidz Cilik hanya menerima mereka yang masih SD ataupun SMP. Setelah itu, santri terpaksa harus pindah atau mencari tempat lain.
"Hal tersebut karena kami belum membuka untuk usia dewasa, serta terbatas dengan kalimat kampoeng tahfidz cilik," jelas Ustaz Munir.
Selain itu, Kampung Tahfidz Cilik sendiri bertujuan membangun kampung dengan nuansa Al-Qur'an dengan generasi qur'ani yang unggul, berakhlak mulia, dan berwawasab global.
Baca juga: Begini Cara Kenalkan Islam kepada Tunarungu Non Muslim"Ini menjai menjadi tujuan dari pesantren kami, tentu dengan dibantu dengan visi-misi sehingga anak-anak yang seharusnya menjadi generasi di masa depan bisa diarahkan sehingga tidak salah jalan," ungkapnya.
Menurut Ustaz Munir, hal tersebut mengingat pada sepuluh tahun kebelakang, pergaulan di kampung ini luar biasa. Hingga terdapat sepuluh anak meninggal karena faktor narkoba.
"Pergaulan di kampung ini dinilai sangat bahaya sehingga para tokoh masyarakat berinisiatif, agar anak-anak harus menjadi generasi yang matang, dan diharapkan bisa meluruskan para orang tua atau bergelut dengan Al-Qur'an," harapnya.
(sof)