LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua DPR RI,
Puan Maharani, meminta pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 subvarian Omicron XBB di Indonesia. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menggalakkan lagi vaksinasi dosis ketiga atau
booster.
Puan mengatakan program vaksin
booster yang di mulai awal tahun 2022 masih terus berjalan. Namun, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, cakupan
vaksinasi booster baru mencapai 64.838.191 dosis atau sekitar 27,63 persen.
Baca Juga: Varian Omicron XBB Masuk RI, Kemenkes: Total Ada 4 Kasus"Harus ada intervensi dalam meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19, terutama
booster di wilayah yang rentan penularan Covid-19 dan tingkat mobilitas masyarakatnya tinggi. Sosialisasi vaksinasi perlu digalakkan sejalan dengan terjaminnya ketersediaan stok vaksin di seluruh wilayah di Tanah Air," kata Puan dalam keterangannya, Kamis (27/10/2022).
Selain menggalakkan vaksinasi
booster, Puan juga mengingatkan perlunya pengetatan
screening di pintu-pintu masuk ke Indonesia, khususnya di bandara. "Semua upaya dalam mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 harus dilakukan. Mengingat adanya varian BQ.1 dan BQ.1.1 yang menjadi pemicu lonjakan kasus di Eropa," ujar Puan.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mendorong penelitian dan pengembangan terhadap obat dan vaksin Covid-19 Bivalen. Menurutnya, Bivalen merupakan perkembangan terbaru vaksin Covid-19 guna memberikan perlindungan terhadap varian lama dan juga varian baru.
Baca Juga: Subvarian Baru Omicron XBB, Kasus Pertama Transmisi Lokal"Di beberapa negara sudah menggunakan jenis vaksin Bivalen ini. Indonesia harus mempertimbangkan penggunaannya dengan kajian komprehensif terlebih dahulu. Kami juga mendukung pengembangan dan penelitian yang dilakukan sendiri oleh anak bangsa agar kemandirian di sektor kesehatan benar-benar terwujud," tambahnya.
Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan empat kasus pasien positif subvarian Omicron
XBB. Kasus tersebut merupakan transmisi dari dalam negeri dan luar negeri.
Sejauh ini, 24 negara melaporkan kasus Covid-19 varian XBB. Varian ini menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 yang tajam di Singapura, diiringi peningkatan tren perawatan di rumah sakit.
Baca Juga:
Muncul Varian Baru Covid-19, Legislator: Perketat Pintu Masuk ke Indonesia
DPR: Pengetatan Prokes Orang dari Singapura Harus Ditingkatkan
Legislator Minta Pemerintah Waspada Ancaman Covid-19 Varian Baru XBB(asf)