LANGIT7.ID, Jakarta - PINTU Incubator 2.0 menghadirkan mentor-mentor dari Prancis jelang Paris Trade Show 2023. Program kolaborasi JF3, LAKON Indonesia, dan Institut Francais d'Indonesia (IFI) ini guna mempersiapkan para partisipan untuk masuk, serta memiliki pandangan dan pengalaman mengenai pasar internasional.
Founder LAKON Indonesia, Thresia Mareta mengatakan para mentor dari luar negeri adalah mereka yang mempunyai pengalaman, dan brand di pasar Eropa maupun luar Eropa. Nantinya mereka akan memberikan pandangan, dan pengalanan mengenai pasar Eropa kepada partisipan.
Baca juga: Mirin Dilabeli Haram, Ini Alternatif Bumbu Dapur Pengganti "Makanya kami perlu ahli dari negara lain, untuk kepentingan dan juga bekal bagi para partisipan menghadapi pasar internasional melalui kegiatan trading di Prancis tahun depan," ujar Thresia dalam konferensi pers Rabu (16/11/2022).
Kegiatan trading di
Prancis akan berlangsung pada Maret 2023 mendatang, dan progtam PINTU Incubator 2.0 juga disambut dengan antusiasme dari para kreatif dan entrepreneur muda. Hingga September 2022, telah terpilih sebanyak 11 brand yang berhasil lolos kurasi tahap pertama.
"Kami akan membawa partisipan yang terkurasi nanti untuk ikut expo di Paris, jadi di sini mereka akan dinilai adalah produk dan persiapan mereka untuk ke sana," ungkapnya.
Menurutnya, pada tahap kurasi pertama ini dari 12 partisipan yang berhasil lolos, pihaknya akan kembali mengkurasi secara fokus, serta mencari tiga partisipan untuk bisa mengikuti expo di Paris.
"Kami akan fokus mencari tiga yang paling siap untuk ke sana. Tetapi kami juga mesti melihat nanti kira-kira gimana, kalau misal bisa lebih tidak masalah. Dan ada kemungkinan juga kurang dari tiga. Karena percuma kalau misal tidak siap, percuma mereka dibawa ke sana" tambahnya.
Baca juga: Pemuka Agama dari Seluruh Dunia Hadiri World Peace Forum di Surakarta PINTU Incubator 2.0, partisipan terbagi menjadi dua kategori, yaitu kategori A sebagai Creative Founders. Di mana setiap partisipan akan mempersiapkan 12 looks, koleksi Fall/Winter 2022 untuk Trade Show di Prancis nanti.
Pada kategori A akan diikuti oleh partisipan diantaranya adalah Amanda Hartanto Batik, Apa Kabar, Oemah Etnik, Parapohon, Talu, Tenun Imam, dan Tenun Lurik Rachmad. Sedangkan kategori lainnya, merupakan Creative Minds yang akan membuat sebuah project inovatif bertajuk ‘cultural collaboration’.
Kategori B ini diikuti oleh 4 partisipan Indonesia yaitu Dinnaro, Tailor Moon, VOP, Yosehanaline dan 1 orang partisipan asal Prancis, yaitu Nadalya yang akan berkolaborasi untuk mempersiapkan 6 looks dari koleksi bertemakan Culture & Sustainable.
"Kami ingin para partisipan bisa memperkuat wawasan bisnis dan budaya dua negara, dengan mempelajarinya secara langsung dari para pelaku bisnis lokal dan internasional," katanya.
Diantara kegiatan mentoring class, PINTU Incubator 2.0 juga menggelar trunk show yang menghadirkan koleksi eksklusif dari tiga mentor, yang nantinya akan turut membekali dan membimbing secara langsung para partisipan dalam sesi mentoring dan pembelajaran.
Trunk show ini akan diikuti oleh LAKON Indonesia, serta dua mentor yang berasal dari Perancis, yaitu Lucie Brochard, dan juga Studio Clandestin.
"Melalui program ini, kami berharap para partisipan mampu membuktikan bahwa para kreatif muda Indonesia juga mampu berbicara dalam industri fashion berskala global," harapnya.
(sof)