Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Tafsir Imam Hasan Al Bashri: Kunci Masuk Surga Bukan Amal, Tapi Ampunan

Fifiyanti Abdurahman Kamis, 01 Desember 2022 - 11:13 WIB
Tafsir Imam Hasan Al Bashri: Kunci Masuk Surga Bukan Amal, Tapi Ampunan
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pembina Yasasan Percikan Iman Bandung, Ustaz Aam Amiruddin menafsirakan perkataan Imam Hasan Al Bashri rahimakumullah terkait mengingat dosa dan khawatir akan masuk surga.

"Sungguh ada seorang yang melakukan dosa, lantas dia senantiasa mengingat dosa tersebut dan khawatir dampak buruknya akhirnya ia masuk surga karenanya." (Imam Hasan Al Bashri).

Menurut dia, makna dari perkataan Hasan Al Bashri bahwa orang itu tidak lagi mengulangi dosanya. Hal ini berarti terdapat sebuah kekuatan dalam diri yang hebat dan kuat untuk meninggalkan dosa tersebut.

"Dan ini senada, jadi bukan hanya takut dan ingat tapi ada suatu energi sampai kita tidak melakukan perbuatan itu lagi. Mengingatnya saja ngeri apalagi melakukannya makanya membuat ia masuk surga" ujar Ustaz Aam dalam kajian yang diikuti Langit7, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Sunnah Ucapkan Kalimat Istirja Ketika Tertimpa Musibah

Dia melanjutkan, ini sama dengan firman Allah SWT di beberapa surat. Pertama pada surat Al-Furqan ayat 69-71,

"(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan barangsiapa bertobat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya." (Al-Furqan: 69-71).

"Jadi disini jelas, kalau kita pernah berbuat dosa, dan kita berhenti lalu memohon terus ampunan dari Allah, tingkatkan amalan sholeh dan takut terjerumus lagi maka Allah ganti keburukan itu dengan kebaikan dan Allah maha pengempun dan penyayang. Ayat berikutnya siapa yang tobat lalu dibarengi dengan amal sholeh maka Allah akan menerima taubatnya" katanya.

Artinya apa yang dijelaskan oleh Imam Hasan Al Bashri senada dengan yang ada pada beberapa ayat Quran.

"Jadi beliau mengatakan begitu karena ada alasan-alasan yang bisa kita lihat ayatnya," ucapnya.

Dalam surat Az-Zumar ayat 53,

"Katakanlah, Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Ustaz Aam berkata yang perlu digaris bawahi adalah yang membuat Anda masuk surga ialah ketika dosa diampuni. Maka itu, menyarankan untuk sering meminta ampunan dari Allah SWT.

Baca juga: Hukum Baca Amin Usai Surah Al-Fatihah Saat Salat, Ustaz: Dianjurkan

"Makanya kita harus sering mendoakan ampunan pada orang tua kita, saudara-saudara kita bahkan yang sudah meninggal kita memohonkan ampunan. Karena yang dibutuhkan kita ialah ampunan Allah," imbuhnya.

Jadi simpulnya kunci masuk surga bukan amal, melainkan ampunan. Hal ini dijelaskan juga dalam surat As-Saff ayat 12,

"Niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam surga ‘Adn. Itulah kemenangan yang agung." (As-Saff: 12).

"Semua ayat-ayat diatas, semua merujuk pada sebuah kesimpulan bahwa sebesar apapun dosa yang kita lakukan asal kita taubat dengan sungguh-sungguh, kita barengi pertobatan itu dengan amal sholeh. Satu harapan kita semoga Allah mengampuni, begitu dosa diampuni maka Allah masukkan kamu ke dalam surga," cetus Ustaz Aam.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)