LANGIT7.ID, Jakarta - Para ulama seringkali menyampaikan bahwa iman selalu bertambah dan berkurang, pada tabi'atnya iman memanglah tidak selalu stabil. Ada kalanya dia dalam keadaan nyaman dan kuat, akan tetapi ada pula iman dalam keadaan drop ataupun lemah.
Penceramah
Ustadz Hanan Attaki menyebutan bahwa umat manusia selalu membutuhkan
iman selama 24 jam dalam sehari. Sebab, dengan iman jiwa dan hati manusia bisa tetap hidup.
Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah Ayat 124 terkait iman, Allah Ta'ala berfirman:
وَاِذَا مَآ اُنْزِلَتْ سُوْرَةٌ فَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ اَيُّكُمْ زَادَتْهُ هٰذِهٖٓ اِيْمَانًاۚ فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَزَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّهُمْ يَسْتَبْشِرُوْنَArtinya:
"Dan apabila diturunkan diantara surat-surat Al-Qur'an, maka di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata, “Siapakah di antara kamu yang bertambah imannya dengan (turunnya) surah ini?” Adapun orang-orang yang beriman, maka surah ini menambah imannya, dan mereka merasa gembira."Baca juga: Allah Berikan Pujian dan Rahmat Kebaikan Lewat Musibah"Kita butuh iman lebih daripada kita butuh pulsa dan butuh handphone. Bahkan banyak ketika orang keluar rumah, lalu melupakan handphonenya pasti dia akan kembali lagi ke rumah. Meski dia sudah jalan jauh saking butuhnya dia terhadap handphone," kata Ustadz Hanan dalam tayangan YouTube Mutiara Islam dikutip Ahad (4/12/2022).
Menurutnya, begitu juga dengan iman seseorang tidak bisa keluar rumah tanpa membawa iman, sebab manusia selalu membutuhkan iman dalam setiap adegan kehidupan manusia.
"Kita butuh iman ketika kita sedang diuji supaya kita tabah dan sabar. Kita butuh iman dalam ibadah supaya khusyuk dan semangat, kita butuh iman ketika kita bergaul dengan orang lain, supaya kita berlapang dada terhadap sikap-sikap orang lain yang tidak berkenan buat kita," ujarnya.
Ustadz Hanan Attaki mengatakan umat manusia juga membutuhkan iman dalam kondisi apapun. Bahkan ketika mendapat nikmat iman membuat seseorang menjadi bersyukur, kemudian ketika dalam hubungan rumah tangga dan lainnya pun butuh iman.
"Dalam bertetangga juga butuh iman karena Nabi Muhammad Saw bersabda,
iman seseorang itu tidak akan sempurna sampai dia mencintai saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah memuliakan dan menghargai tamu dan tetapngganya," tegasnya.
Artinya, semua berlandaskan iman sehingga iman menjadi kebutuhan yang cukup penting dalam kehidupan manusia. "Saking pentingnya iman para ulama mengumpamakan iman seperti akar, lalu pohonnya adalah sabar dan buahnya adalah kebaikan-kebaikan yang dilakukan dalam kehidupan kita," terangnya.
Baca juga: Sujud Syukur: Pengertian, Dalil, Bacaan, Tata Cara dan Hikmahnya Sehingga, menurut Ustadz Hanan Attaki, apabila seseorang ingin mendapatkan kebaikan-kebaikan tersebut, maka pertama yang harus disiram dan dipupuk ialah akar keimanan di dalam hati.
"Siapapun yang ingin tangguh menghadapi ujian hidup, siapapun yang ingin survive dalam setiap musibah, siapapun yang ingin melihat keajaiban-keajaiban terjadi dalam adegan-adegan hidupnya. Maka dasar yang harus dia kuatkan adalah Iman," jelas dia.
(sof)