Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 April 2026
home wisata halal detail berita

Melihat Jejak Kerajaan Rokan Melalui Destinasi Sejarah Istana Rokan

hasanah syakim Ahad, 11 Desember 2022 - 22:30 WIB
Melihat Jejak Kerajaan Rokan Melalui Destinasi Sejarah Istana Rokan
Istana Rokan (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Rokan Hulu - Istana Rokan merupakan sala satu peninggalan Kerajaan Rokan sebagai kerajaan Islam yang pernah berkuasa di daerah Rokan Hulu. Istana Rokan ini dibangun dengan gaya arsitektur Melayu Rokan dengan ukiran naga-naga yang begitu khas.

Tak hanya ukiran naga, pada bangunan istana ini juga terdapat erbagai ukiran bermotif tumbuhan atau flora, sebagai hiasan yang menghiasi sisi tertentu dari Istana Rokan.

Istana Rokan berada di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Baca juga: Berlibur di Taman Wisata Alam Jaya Lestari, Ada Saung di Pinggir Sungai

Dilansir dari Laman resmi Kemendikbudristek pada Ahad (11/12/2022), Istana Rokan yang berjuluk Rumah Tinggi ini, berumur sekitar 200 tahun dan dibangun di masa pemerintahan kesultanan Nagari Tuo. Banyak rumah penduduk sekitar istana, mengikuti bentuk dan model bangunan istana sebagai bangunan khas Melayu.

Istana ini berjarak sekitar 46 Kilometer, dari Pusat Pemerintaha Kabupaten Rokan Hulu. Sahabat Langit7 dapat mengunjungi Istana Rokan ini serta menjangkaunya menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Istana ini diperkirakan dibangun pada abad ke-18.

Selain itu, di sekitar Istana Rokan terdapat pula perkampungan penduduk dengan suku dan kaum, yang terdiri dari Suku Melayu, Suku Bendang, Suku Patapang, Suku Maeh, Suku Mandahiling, dan Suku Caniago.

Bentuk bangunan Istana Rokan merupakan rumah panggung yang terlihat pada keberadaan kandang, tiang-tiang yang tinggi dan juga sandi yang berada di bagian bawah tiang. Di mana bangunan tersebut berada pada sebidang tanah yang dipagari.

Selanjutnya, Istana Rokan ini hampir mirip dengan bentuk rumah tradisional di Minangkabau, akan tetapi lengkungan gonjong sangat rendah bila dibandingkan dengan gonjong pada rumah gadang. Bangunan istana ini memiliki tiga tingkat yang keseluruhan komponen bangunan terbuat dari kayu.

Pintu masuk istana terdapat pada bagian timur istana. Pada bagian bawah pintu masuk istana terdapat ornament ukiran berbentuk naga yang saling berhadapan dengan dipisahkan oleh bunga.

Baca juga: Pantai Manggar Segara Sari, Wisata Bahari dengan Ikon Kota Balikpapan

Untuk masuk istana Sahabat Langit7 harus melewati tangga yang terbuat dari kayu. Pintu satu lagi terdapat di bagian barat istana, mempunyai tangga dari kayu juga.

Lantai pertama dibagi menjadi dua bagian, yaitu ruangan depan yang berukuran 14,9 x 4,2 meter, dan ruangan belakang yang berukuran 4,1 x 8,9 m. Antara ruangan depan dan ruangan belakang dihubungkan oleh sebuah pintu. Di samping kiri kanan ruang belakang terdapat ruangan kecil (kamar) yang berukuran masing-masing 4,1 x 3 meter.

Pada masing-masing kamar dapat sebuah pintu. Jendela yang terdapat pada bangunan tingkat pertama berjumlah 11 buah ,yaitu 4 buah dibagian muka, 1 buah di samping kiri, 1 buah di samping kanan dan 5 buah di bagian belakang. Tinggi ruangan tingkat pertama 3,1 meter.

Tingkat kedua merupakan sebuah ruangan denah empat persegi panjang dengan ukuran 14,45 x 7,8 meter. Ruangan ini tanpa jendela, tanpa dinding. Pada keempat sisi ruangan berbatasan langsung dengan atap seng. Cahaya masuk melalui dua buah atap asbes/plastik yang dipasang sebagai penerang ruangan. Tinggi ruangan ini 2,25 meter

Baca juga: Kelola Alam dengan Tauhid, Langkah Mitigasi Bencana Islami

Sedangkan tingkat ketiga terdapat ruangan yang berukuran 3,1 x 9,2 meter. Tinggi ruangan bagian tengah 4,11 meter, tinggi bagian tepi ruangan 1,92 meter. Terdapat 8 jendela, yaitu bagian muka dan belakang terdapat 3 buah jendela dan bagian samping terdapat masing – masing 1 buah.

Jenis jendela adalah kombinasi antara jendela panin dan jendela jalusi. Pada bagian pintu terdapat ornamen berupa hewan naga yang saling berhadapan dengan bentuk yang sedikit panjang bila dibandingkan dengan naga pada pintu masuk Istana.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)