LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap
perusahaan memiliki standar tersendiri dalam mencari karyawan. Dan dari sekian banyak standar yang ada, satu hal yang paling sering muncul yakni syarat berpengalaman.
Lantas, kenapa banyak perusahaan menetapkan
standar demikian?
Praktisi HR, Dhea Rizky Ardini mengatakan alasan perusahaan menetapkan standar berpengalaman di setiap
lowongan pekerjaan karena mereka membutuhkan orang yang cepat menyesuaikan diri dengan kondisi perusahaan.
Baca juga: Pola Hybrid Akan Jadi Tren Kerja Karyawan di Tahun 2023"Karena mungkin ada beberapa company yang kebutuhannya cepat, misalnya startup yang semuanya serba cepat, maunya langsung jadi. Intinya kita harus benar-benar mengejar ketertinggalan dari company-company yang sudah established lebih lama. Jadi makanya kita butuh orang-orang yang sudah berpengalaman yang sudah bisa langsung lari dan mengikuti fase kerja yang dianut oleh company tersebut," ujar Dhea kepada Langit7, Selasa (13/12/2022).
Pun begitu, Dhea menyebut ada beberapa perusahaan yang tidak mematok syarat berpengalaman dalam mencari kandidat karyawan. Terpenting kandidat tersebut dapat menunjukkan integritasnya untuk belajar.
Hanya saja, jumlah perusahaan-perusahaan tersebut tidak sebanding dengan yang mencari calon karyawan berpengalaman, terlebih dalam kondisi seperti saat ini.
Baca juga: Masjid Kemenaker Izinkan Karyawan Bermalam dengan Syarat"Sekarang mungkin malah lebih banyak yang mencari berpengalaman, dibanding setahun yang lalu. Karena mungkin orang-orang yang sudah berpengalaman berarti adaptasinya cepat, belajarnya juga lebih cepat, dan sudah punya gambaran bekerja itu seperti apa," terang Dhea.
Alasan Dhea, sebagian perusahaan membutuhkan karyawan yang memiliki growth mindset atau pola pikir berkembang. Umumnya pola pikir ini dimiliki oleh mereka yang berpengalaman.
"Padahal sebenarnya tidak juga," tutur Dhea.
"Jadi mungkin alasannya karena faktor kebutuhan dari companynya, mungkin dari internal karyawan yang minim waktu untuk mengajarkan atau biar mereka bisa cepat beradaptasi dalam lingkungan baru tersebut," cetusnya.
Baca juga: 3 Penyebab Karyawan Gagal Berbisnis, Tak Cuma karena Modal(est)