LANGIT7.ID, Jakarta -
Penggunaan internet di Indonesia terus berkembang semakin masif. Sayangnya tidak banyak yang memanfaatkan peluang ini untuk kesempatan
memulai bisnis.
Masyarakat Indonesia hanya menghabiskan waktu menggunakan internet untuk sejumlah hal tidak produktif, salah satunya
hiburan di media sosial.
Menukil data dari
We Are Social dan Hootsuite pada tahun 2022, pengguna internet di Indonesia telah mencapai 204,7 juta jiwa atau mencapai 73,7 persen dari total
populasi Indonesia.
Dari data itu, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Lana Soelistianingsih mengungkapkan mayoritas menggunakan mobile phone untuk mengakses internet, yaitu sebanyak 96,1 persen. Dengan rentang usia masyarakat 16-64 tahun.
"Mereka menghabiskan waktu sekitar 8 jam 30 menit untuk menggunakan internet dalam sehari. Jadi memang sudah hampir semuanya menggunakan internet," kata Lana di Webinar 'Literasi Produk Keuangan yang Aman dan Menguntungkan di Era Digital', Rabu (14/12/2022).
Baca Juga: 5 Hal yang Tak Dilakukan Masyarakat Sekarang Gegara InternetPenggunaan internet dan kepemilikan gawai yang meningkat signifikan itu, turut berdampak dalam kehidupan masyarakat. Terutama dalam hal inklusi keuangan di Tanah Air.
Di tahun 2022 sendiri, indeks inklusi keuangan naik 85,10 persen dibandingkan tahun 2019 yang tercatat 76,19 persen.
"Sehingga ini menjadi upaya kita untuk mengenalkan produk keuangan. Selain itu, dampat internet ini juga menjadikan masyarakat di Indonesia menjadi lebih cepet penetrasinya untuk bankable," jelasnya.
3 Peluang Usaha Modal InternetDengan angka pengguna internet yang meningkat signifikan itu, sudah seharusnya Sahabat Langit7 memanfaatkannya sebagai peluang usaha untuk bisa mendapatkan cuan tambahan.
Melansir
The Balance Money, berikut 3 peluang usaha yang bisa Sahabat manfaatkan dengan modal internet:
1. Dropshipper Dasar dari konsep bisnis dropshipper ini adalah menjual sebuah produk tertentu tanpa investasi. Tugas dropshipper hanyalah memasarkan dan menjual produk supplier kepada konsumen.
Hal menarik dari ide bisnis ini, Sahabat tidak perlu menyimpan stok dagangan dan mengirimkan pesanan kepada pembeli. Sebab, tugas Sahabat betul-betul tinggal menyukseskan transaksi.
Kemudian, pihak supplier lah yang akan mengirimkannya. Nah, dropshipper akan mendapatkan komisi dari margin penjualan atas keberhasilan transaksinya.
2. Afiliator Agak mirip dengan dropshipper, afiliator adalah sebutan orang yang mengikuti program afiliasi. Yaitu sebuah program kerjasama antara suatu brand dengan orang lain, dan adanya imbalan berupa komisi.
Afiliator bertugas menarik minat pembeli untuk melakukan transaksi terhadap produk milik brand pada program afiliasinya. Adapun besaran komisinya pun cukup beragam, tergantung dari ketetapan brand tersebut.
3. Konten kreatorSahabat juga bisa mendapatkan cuan modal internet dan gadget dengan menjadi konten kreator. Cuan ini didapatkan dari adsense maupun endorse di konten yang Sahabat unggah di platform video seperti YouTube atau pun TikTok.
Untuk bisa memenuhi syarat adsense, Sahabat mesti sangat konsisten memproduksi dan mengunggah konten video. Sebab banyak kegagalan konten kreator mendapatkan cuan karena tidak konsisten sedari awal.
(bal)