Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home masjid detail berita
Sarasehan Mualaf

Mualaf Harus dari Hati, Tak Sekadar Mengucap Dua Kalimat Syahadat

elvin andika Sabtu, 17 Desember 2022 - 18:05 WIB
Mualaf Harus dari Hati, Tak Sekadar Mengucap Dua Kalimat Syahadat
Acara Sarasehan Muallaf yang digelar Muallaf Center di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Sabtu (17/12/2022). (Foto: Langit7.id/Elvin)
LANGIT7.ID, Jakarta - Mualaf merupakan sebutan bagi orang non muslim yang baru saja memeluk agama Islam. Momen ini dapat diartikan sebagai orang yang menerima hidayah agar memeluk agama Islam.

Berpindah keyakinan merupakan hal tersulit yang kita alami. Ada banyak hal yang membuat kita bertekad untuk pindah keyakinan, mulai dari lingkungan, melihat sebuah ceramah maupun melihat kitab suci yang akhirnya membuat hati kita tergerak.

Pendiri Pesantren Mualaf, Ustadz Syamsul Arifin Nababan mengatakan, untuk masuk Islam bukan hanya dengan mengucapkan dua (2) kalimat syahadat saja. Tetapi juga harus yakin dari hati agar nantinya tidak salah jalan.

Baca Juga: Belajar Agama Pilih Guru Jangan Asal-asalan

"Allah SWT tidak sembarangan menjatuhkan hidayah kepada seseorang. Hidayah itu diberikan kepada orang yang dipilih oleh Allah SWT," kata Ustadz Syamsul Arifin di acara Sarasehan Mualaf II yang diikuti Langit7.id di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Sabtu (17/12/2022).

Menurut Ustadz Arifin, tidak ada paksaan bagi non muslim untuk masuk Islam. Hal itu dikarenakan sesuatu yang dipaksakan tidak akan berhasil.

"Allah SWT itu Demokrat, dia tidak memaksa umatnya untuk masuk islam. Dia membiarkan umatnya untuk memilih haknya untuk beragama. Jadi, kita sebagai umatnya juga tidak boleh memaksakan orang masuk islam," ujarnya.

Baca Juga: Ustaz Ali Hasan Bahar Ajak Umat Paham Konteks saat Belajar Islam

Selain itu, Ustadz Arifin juga menyarankan kepada orang yang baru mualaf harus siap meninggalkan kehidupan agama sebelumnya. Seorang mualaf pun harus taat pada agama yang dianut saat ini, yaitu Islam.

"Harus siap diatur dan mengikuti aturan Allah SWT. Jangan masuk Islam tapi sembahyang tidak mau. Kalau banyak masuk Islam saja tapi tidak ikut aturan, ya lebih baik jangan," ucap Ustadz Arifin.

"Mualaf itu harus dari hati karena kita harus belajar Al-Qur'an yang jika di lihat mualaf pasti serasa sulit. Apalagi harus bangun dini hari untuk melaksanakan ibadah salat subuh," tambahnya.

Baca Juga:

(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)