LANGIT7.ID - , Madinah - Presiden Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Dr Abdulrahman Bin Abdulaziz Al-Sudais mengungkapkan lebih dari 81 juta jamaah yang salat di
Masjid Nabawi, Madinah sejak awal
Muharram hingga Jumadil Ula 1444 H.
Melansir Saudi Gazette, Senin (19/12/2022), Al Sudais juga mengatakan lebih dari 8 juta jamaah yang salat di Rawdah Sharif di Masjid Nabawi dalam kurun waktu tersebut.
Baca juga: Seorang Wanita Jalani Persalinan Darurat di Masjid Nabawi"Kepresiden telah memaksimalkan semua layanan untuk jamaah dan pengunjung dan menghilangkan semua hambatan dan kesulitan melalui semua departemennya untuk memfasilitasi ritual mereka sehingga mereka dapat melakukannya dengan mudah dan nyaman," kata Al Sudais dalam keterangannya.
Mengunjungi Madinah bukanlah bagian dari
ritual haji atau umrah, tetapi keunikan kota Nabi, masjid, dan makam sucinya menarik setiap jamaah untuk mengunjunginya. Tidak ada ihram atau talbiyah untuk kunjungan ke Madinah atau Masjid Nabawi.
Mengunjungi Masjid Nabawi memiliki kelebihan yang unik. Dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa salat di Masjid Nabawi lebih baik daripada seribu salat di tempat lain, kecuali Masjid al-Haram di Mekkah.
Baca juga: Masjid di Indramayu Ini Miliki Menara Lebih Tinggi Dibanding Masjid NabawiNabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى هَذَا خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ
“Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih baik dari 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom.” (HR. Bukhari no. 1190 dan Muslim no. 1394, dari Abu Hurairah).
(est)