LANGIT7.ID - , Jakarta - Wakil Presiden RI,
KH Ma'ruf Amin menegaskan bahwa terorisme bukan bagian dari Islam. Menurut Ma'ruf Amin, pelaku teroris melanggar nilai-nilai keislaman dan bukan
bagian dari Islam.
“Teroris itu melanggar nilai-nilai keislaman. Itu bukan Islam. Teroris itu bukan Islam sudah jelas ya” tekan Ma'ruf dalam keterangan tertulis, dikutip dari laman Wapres RI, Jumat (23/12/2022).
Baca juga: KH Cholil Nafis: Terorisme Tidak Ada Kaitan dengan Ajaran IslamMa'ruf mengatakan pemerintah dan para pemangku kepentingan terus berupaya mengambil langkah solutif agar dapat mengembalikan para oknum yang terpapar
radikalisme dan bisa kembali berperilaku sesuai dengan ajaran yang benar.
“Bagaimana kita mengembalikan cara berpikir sesuai dengan ajaran yang benar, meluruskan pemahamannya itu,” terangnya.
Sebelumnya diketahui pada Jumat 16 Desember 2022 lalu, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Satuan Tugas Wilayah Sumatra Utara menangkap terduga teroris di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara.
Terkait itu, Ma'ruf meminta agar 11 orangn terduga teroris di Sumatera Utara dapat ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Baca juga: Penanggulangan Terorisme di Indonesia Harus dilakukan Komprehensif“Atas tindakan kriminalnya itu dia harus ditegakkan hukum sesuai dengan hukum yang kita punya. Karena dia telah melakukan pelanggaran hukum,” ujar Ma'ruf.
Kemudian, dia berharap adanya pendampingan rohani bagi 11 terduga teroris agar dapat diberikan pemahaman agama dengan baik dan komprehensif.
“Kemudian pemahaman agamanya diluruskan, dibetulkan, sesuai dengan ajaran yang benar,” pungkasnya.
(est)