LANGIT7.ID, Jakarta -
Dompet Dhuafa (DD) selaku lembaga filantropi terbesar di Indonesia berhasil menghimpun dana Rp394,31 miliar sepanjang 2022.
Direktur Business Operation Support Dompet Dhuafa, Prima Hadi Putra merinci dari Rp394,31 miliar yang dikumpulkan DD, terdiri dari dana zakat sebesar 50%, 15% kurban, 9% infak, 13% infak terikat, 7% wakaf, 4% CSR, dan 2% sosial kemanusiaan.
“Tingkat penyaluran tahun 2022 sebesar 95,65%. Kinerja penyaluran Dompet Dhuafa alhamdulillah efektif, menurut Allocation to Collection Ratio,” ujar Hadi dalam
Annual Report Dompet Dhuafa di
Indonesia Giving Fest – Zakat Expo 2022, Senayan, Jakarta, Sabtu (24/12/2022).
Baca Juga: Dompet Dhuafa Gelar Public Expose di Indonesia Giving Fest 2022
Dari total dana yang dihimpun, Dompet Dhuafa menyalurkan dana sebanyak Rp377,14 miliar, yakni pada program pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, kemanusiaan, advokasi, dakwah dan budaya.
Hadi menjelaskan, saat ini di Indonesia jumlah persentase penduduk miskin sebesar 26,16 juta orang (9,54 %). Jumlah ini menurun 0,34 juta orang (0,17 %) dari September 2021.
“Dari 26,16 juta jiwa tersebut, Dompet Dhuafa telah menjangkau sebanyak 11 persen atau sebanyak 2,98 juta jiwa. Masih ada 89 persen dari penduduk miskin lagi yang belum mampu dijangkau oleh Dompet Dhuafa,” ungkapnya.
Baca Juga: DMC Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Jurnalis Siaga Bencana
Dalam skala sebaran penerima manfaat pada 2022, Dompet Dhuafa telah merangkul sebanyak 2.986.204 jiwa, tersebar di 35 provinsi di Indonesia dan 13 negara di dunia.
Jumlah tersebut meliputi 4 (empat) pilar program Dompet Dhuafa, yakni bidang ekonomi sebanyak 16.596 jiwa penerima manfaat, sosial 2.495.507 jiwa, kesehatan 193.690 jiwa, dakwah dan budaya 63.699 jiwa, dan pendidikan 216.712 jiwa.
“Paling banyak memang di sosial. Pencapaian ini bukan hanya Dompet Dhuafa, tapi kolaborasi kita semua,” tutur Hadi.
(jqf)