Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Beda Prediksi Cuaca BMKG dan BRIN, Legislator Dorong Informasi Satu Pintu

ummu hani Rabu, 28 Desember 2022 - 16:02 WIB
Beda Prediksi Cuaca BMKG dan BRIN, Legislator Dorong Informasi Satu Pintu
Anggota Komisi V DPR RI, Suryadi Jaya Purnama. (Foto: DPR RI)
LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, Suryadi Jaya Purnama menyoroti perbedaan informasi terkait potensi cuaca ekstrem hingga badai yang disampaikan Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Suryadi menilai pemerintah perlu memberlakukan satu pintu bagi diseminasi informasi yang terukur tentang cuaca ekstrem, yaitu melalui BMKG sesuai UU Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. "Jangan sampai karena perbedaan informasi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," kata Suryadi dalam keterangannya, Rabu (28/12/2022).

Politisi Fraksi PKS itu turut mengapresiasi pemerintah terkait antisipasi terhadap cuaca ekstrem jelang akhir tahun. Hal itu seperti yang telah disampaikan pada saat Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI pada tanggal 13 Desember 2022 lalu.

Baca Juga: Beda dengan BRIN, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem di Jabodetabek Bukan Badai

"Kementerian PUPR, telah menyelesaikan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi sebagai bendungan kering yang berfungsi sebagai pengendali banjir. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas juga melaksanakan Siaga SAR Khusus Nataru 2023 di lokasi-lokasi strategis yang rawan kecelakaan/bencana," ujarnya.

Selain itu, Suryadi menyebut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga berencana menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengurangi potensi banjir akibat hujan ekstrem.

"Berbagai persiapan pemerintah untuk mengantisipasi hujan ekstrem saat Nataru sudah baik. Kita juga minta diseminasi informasi terkait cuaca oleh pemerintah lebih baik lagi," ucap Suryadi.

Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kemenhub Siapkan Mitigasi di Pelabuhan

Dalam hal ini, Suryadi Jaya mengimbau masyarakat tak perlu resah dan tetap tenang agar tak terganggu aktiviyas perekonomiannya. "Para pemudik Nataru juga tidak perlu kebingungan dalam membuat rencana perjalanannya," tuturnya.

Sebelumnya, Peneliti Klimatologi Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Erma Yulihastin menyampaikan adanya cuaca ekstrem di kawasan Jabodetabek, khususnya Tangerang atau Banten. Adapun cuaca ekstrem tersebut meliputi hujan ekstrem dan badai dahsyat.

Berbeda dengan BRIN, BMKG memprediksi wilayah Jabodetabek akan terjadi hujan ekstrem, tapi bukan badai. Bahkan, BMKG menilai 28 Desember di wilayah Jabodetabek masih kategori aman karena intensitas hujan ringan hingga sedang. Dari pemodelan BMKG, Jabodetabek baru akan diguyur hujan lebat pada 30 Desember 2022.

Baca Juga:

BMKG Rilis 14 Wilayah Berpotensi Siaga Cuaca Ekstrem

Penjelasan BMKG soal Potensi Badai Dahsyat Melanda Jabodetabek


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)