Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Manfaatkan Teknologi, Mahasiswa FK UGM Bisa Praktik di Metaverse

Muhajirin Kamis, 29 Desember 2022 - 16:00 WIB
Manfaatkan Teknologi, Mahasiswa FK UGM Bisa Praktik di Metaverse
Mahasiswa FK UGM sedang menggunakan VRIPE-Health (Dok FK UGM)
LANGIT7.ID, Jakarta - Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bekerjasama dengan CV Creacle Studio mengembangkan rekacipta berupa teknologi virtual reality (VR).

VR digunakan untuk simulasi praktik pendidikan interprofesi yang bernama Virtual Reality for Interprofessional Education on Health (VRIPE-Health).

Aplikasi VRIPE-Health yang diluncurkan pada 15 Desember 2022 itu dilengkapi dengan environment instalasi gawat darurat (IGD), intensive care unit (ICU), dan rawat inap, serta peralatan medis.

Semua itu sudah lengkap dalam bentuk tiga dimensi, sehingga benar-benar menyerupai kondisi rumah sakit. Pada 2022, aplikasi VRIPE-Health menyediakan simulasi penanganan dua kasus yaitu pre-eklampsi/eklampsi dan asma akut.

Baca Juga: Bayi Kembar Siam di Brasil Dipisahkan Lewat Bantuan Virtual Reality

“Di dalam aplikasi terdapat tokoh avatar dokter, perawat, dan ahli gizi yang dapat dijalankan multiplayer, sehingga memungkinkan ketiga mahasiswa dari masing-masing untuk berkolaborasi menangani kasus bersama-sama,” kata ketua tim FK-KMK UGM, dr Hanggoro Tri Rinonce, dikutip laman resmi UGM, Kamis (29/12/2022).

Mahasiswa dari ketiga program studi tersebut akan memiliki kesempatan belajar berkolaborasi melalui komunikasi interprofesi yang dimainkan dalam VR. Mereka juga bisa melakukan tindakan kolaborasi.

CEO CV Creacle Studio, R. Gathot Fajar Suryantoro, menjelaskan, simulasi dengan VR yang dilengkapi dengan pertanyaan dan panduan penanganan kasus dapat memberikan sensasi nyata bagi mahasiswa.

“Aplikasi VRIPE-Health ini telah melalui uji produk berupa uji usability untuk melihat user experience serta uji acceptance untuk mengetahui sinkronisasi antara desain dan fitur yang telah dibuat,” kata Gathot.

Mahasiswa sebagai user akan menghadapi kasus mulai dari penggolongan pasien UGD dengan triase, penanganan awal, hingga konsultasi, dan kolaborasi yang diperlukan. User akan bertemu user lain dengan peran yang berbeda di ruang metaverse dan menjalankan tugas sesuai dengan latar belakang pendidikan.

Baca Juga: MUI: Metaverse Dapat Jadi Sarana Simulasi Manasik Haji

Dengan adanya aplikasi VRIPE-Health diharapkan bisa memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berlatih berulang-ulang, kapan saja, dan di mana saja tanpa mengkhawatirkan kondisi pasien seperti pada praktik klinik di rumah sakit.

Mahasiswa akan belajar cara memberikan edukasi, melakukan pemeriksaan, menolong persalinan, hingga merawat pasien di perawatan intensif dengan peralatan klinik yang lengkap.

Dokter Hanggoro menjelaskan, praktik kolaborasi interprofesional merupakan hal yang penting dalam pelayanan kesehatan terintegrasi, khususnya dalam setting pelayanan di rumah sakit. Namun, masih terdapat tantangan dalam penerapan, misal ketidaksetaraan pendidikan tiap profesi, buruknya komunikasi antarprofesi, serta peran yang kerap tidak sesuai.

Hal ini menjadi dasar perlunya pendidikan interprofesional yang bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa kesehatan (kedokteran, keperawatan, dan gizi kesehatan). Itu agar mereka mampu berkolaborasi dalam berbagi pengetahuan, kompetensi, dan keputusan untuk memberikan pelayanan kepada pasien dengan tetap memperhatikan peran masing-masing profesi.

Baca Juga: Mengenal Shinta VR, Bagian dari Teknologi Metaverse di Indonesia

“Dalam pelaksanaan pendidikan interprofesi, kesempatan berlatih memberikan pelayanan kolaboratif di tatanan klinik masih minimal. Kendala yang dihadapi mahasiswa adalah sulitnya mahasiswa dan pembimbing klinik untuk menyelenggarakan pembelajaran kolaboratif bersamaan dengan pelayanan kepada pasien,” ujar dr Hanggoro.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)