LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi menyebut, pers merupakan salah satu pilar dalam sistem demokrasi di Indonesia.
Dia menilai, keberadaan para jurnalis sangat penting dalam memberi informasi kepada masyarakat. Utamannya dalam hal mengkritisi permasalahan politk yang berimbas merugikan masyarakat.
"Karena kita khawatir terhadap kekuatan eksekutif dan legislatif sering berkolaborasi untuk tidak berpihak kepada rakyat, maka diperlukan pers," kata Masduki dalam diskusi secara virtual bertajuk 'Refleksi Tahun 2023: Muhasabah dan Catatan MUI ke Depan', Jumat (6/1/2023).
Baca Juga: 3 Tokoh Agama Kecam Tindakan Sawer Qori Saat Lantunkan Ayat Al QuranOleh karena itu, sebagai salah satu pilar dalam sistem demokrasi, pers dituntut profesional. Dalam arti memberikan informasi valid kepada masyarakat serta tidak dikendalikan oleh lembaga pemerintah.
"Kalau persnya juga sudah tidak berpihak pada rakyat, maka itu sangat repot," ucapnya.
Menurut dia, dalam sistem demokrasi daya kritis sangat penting. Sebab demokrasi menjadi pilihan sistem pemerintahan terbaik karena dapat mengakomodasi beragamnya kepentingan dan aspirasi masyarakat.
"Karena kalau tanpa ada daya kritis dalam sebuah sistem demokrasi, maka demokrasi itu tidak seimbang di dalamnya," ujarnya.
Selain untuk memberikan informasi, pers juga sebagai sarana bagi warga negara untuk mengeluarkan pikiran dan pendapatnya. Berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers, dikatakan bahwa pers merupakan lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik.
Baca Juga: 6 Manfaat Berkebun Bagi Kesehatan Tubuh(zhd)