LANGIT7.ID, Makkah -
Makkah dikenal sebagai daerah yang kering dan tandus karena dikelilingi padang pasir. Namun baru-baru ini pegunungan dan bukit-bukit di Makkah hingga Jeddah menghijau ditumbuhi banyak tumbuhan selepas hujan mengguyur kawasan tersebut.
Laman resmi Haramain Sharifain menyampaikan, perbukitan Makkah menghijau disebabkan oleh hujan yang belum pernah terjadi dalam sejarah kota. Hujan tersebut bahkan menyebabkan banjir di lembah dan dataran rendah di kota.
Kementerian Pendidikan Arab Saudi beberapa kali meliburkan lembaga pendidikan dalam beberapa minggu terakhir. Itu karena hujan sangat lebat yang menghambat proses belajar-mengajar dilakukan.
Baca Juga: Masjidil Haram Siap Hadapi Musim Hujan, Jemaah Tetap Berhati-hati
Pada 2022 lalu, beberapa wilayah Arab Saudi mengalami kekeringan karena kurang pasokan air. Sekelompok masyarakat pun mendorong kerajaan Arab Saudi untuk mengeluarkan dekrit menginstruksikan masjid-masjid di seluruh Arab Saudi untuk shalat istisqa. Hal itu terjadi pada November 2022.
![Pegunungan Makkah Menghijau, Tanda Kiamat Makin Dekat?]()
Hujan di Mekkah dan Madinah biasanya hanya terjadi 2-3 hari setiap tahun. Namun, kali ini hujan terus-menerus mengguyur dua kota tersebut selama sepekan terakhir. Alhasil, perbukitan dan lembah Dua Kota Suci menghijau di tengah pasokan air yang melimpah. Tapi diperkirakan perbukitan akan kembali tandus setelah musim hujan reda.
Baca Juga: Kota di Arab Saudi Mulai Diguyur Hujan Salju
14 abad yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyebut suatu saat Makkah dan jazirah Arab akan kembali menghijau. Dalam foto yang beredar, tampak jelas perbukitan di Makkah yang menghijau dan asri. Kondisi tersebut disebut sebagai salah satu tanda hari kiamat.
Rasulullah SAW bersabda:
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا
“Tidak akan tiba hari kiamat hingga tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai.” (HR Muslim).
(jqf)