LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden
Joko Widodo (Jokowi) mengajak warga Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat seni dan kebudayaan dalam mendakwahkan Islam. Ajakan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Festival Tradisi Islam Nusantara (FTIN), di Stadion Diponegoro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).
Jokowi menilai
seni dan budaya bukan hanya tontonan, tetapi juga mengandung pesan tuntunan. "Saya ingin mengajak umat Islam di seluruh penjuru tanah air, khususnya warga Nahdlatul Ulama untuk ikut menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Nusantara yang beragam," kata Jokowi dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/1/2023).
Menurut Jokowi, tuntunan hidup untuk selalu mengingat keagungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, mengajak amal makruf nahi munkar. Seni dan budaya menghaluskan rasa, memperkuat toleransi, serta moderasi dan menjaga keharmonisan dalam keberagaman serta memperkuat sistem sosial dalam masyarakat.
Baca Juga: 4 Cara Menyenangkan Dekatkan Anak dengan Al-Qur’an Sejak Dini"Menggunakan seni budaya sebagai bagian dari dakwah dan syiar untuk membangun peradaban, membawanya tetap eksis, dan mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman di masa depan," ujar Presiden.
Lebih lanjut, Jokowi menekankan bangsa Indonesia harus belajar dari alim ulama di masa lalu. Salah satunya Wali Songo, yang memilih jalan kebudayaan dalam menjalankan
dakwah dan
syiar Islam.
"Membuat ajaran Islam bisa bersanding dan menjiwai kebudayaan-kebudayaan yang ada di daerah-daerah kita, di tanah air yang beragam yang bermacam-macam dan memberikan kontribusi besar dalam membangun peradaban nusantara," tambah Jokowi.
Baca Juga:
Cara Asyik Ajari Balita Pintar Membaca Al-Quran
Erick Thohir: NU Sebarkan Syiar Islam dan Bangun Peradaban(gar)