Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 Juli 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Buya Yahya Jelaskan Cara Cegah Sifat Sombong

Andi Muhammad Kamis, 19 Januari 2023 - 22:40 WIB
Buya Yahya Jelaskan Cara Cegah Sifat Sombong
Buya Yahya Jelaskan Cara Cegah Sifat Sombong. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, JAKARTA - Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Buya Yahya menyampaikan semua umat manusia pastilah memiliki benih-benih kesombongan, sebab manusia mempunyai hawa nafsu.

Menurut Buya Yahya, apabila seseorang merasa sudah tidak punya rasa sombong, maka kata Buya Yahya sesungguhnya orang tersebut telah sombong.

"Maka yang benar adalah kita semua memerangi penyakit itu, sebab tidak ada hentinya manusia untuk berjuang selagi di dalam diri kita masih ada hawa nafsu. Dan setan selalu membisikan kebusukan kepada hawa nafsu kita," kata Buya Yahya dalam kajiannya, dikutip Kamis (19/1/2023).

Baca Juga: 5 Sifat Firaun, Si Paling Tuhan dalam Al-Qur'an yang Disinggung Cak Nun

Dengan begitu, Buya Yahya mengatakan manusia akan terus berjuang untuk meraih kemenangan dan ketika manusia tengah berjuang pastilah ada hawa nafsu.

"Jika berjuang tidak punya hawa nafsu, maka itu bukanlah manusia melainkan malaikat. Nah ini kadang datang betul seperti itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Buya Yahya menjelaskan terkait bagaimana manusia dapat mencegah kesombongan, yakni dengan langsung memangkasnya apabila benih-benih sombong mulai timbul.

"Maksudnya kita lawan dengan sesuatu yang spontan, dan jangan ditunda. Jangan menunda-nunda supaya kita bisa membiasakan hawa nafsu kita ini, setiap hendak berbuat kesombongan," katanya

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan