Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Unissula Anugerahkan Gelar Profesor Kehormatan pada Buya Yahya

Muhajirin Kamis, 19 Januari 2023 - 18:56 WIB
Unissula Anugerahkan Gelar Profesor Kehormatan pada Buya Yahya
Rektor Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, Prof. Dr. Gunarto secara resmi mengukuhkan gelar Profesor Kehormatan pada KH Yahya Zainul Maarif alias Buya Yahya, Kamis (19/1/2023) (Dok Unissula)
LANGIT7.ID, Semarang - Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Prof. Dr. Gunarto, mengukuhkan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya) menjadi Guru Besar atau Profesor kehormatan Unissula. Penganugerahan itu dilakukan di Kampus Unissula Semarang pada Kamis (19/1/2023).

Menurut Rektor Unissula, Buya Yahya memiliki kepakaran luar biasa dalam bidang hukum Islam. Hal itu didukung dengan kepemimpinan yang kuat sebagai sosok ulama kharismatik.

“Beliau secara keilmuan hukum Islam atau fikih mumpuni, punya karya-karya jurnal yang diterbitkan di jurnal internasional dan jurnal nasional Sinta 2, serta menerbitkan cukup banyak buku. Itu jadi bukti bagaimana beloau mengembangkan keilmuan sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan aspek pengabdian kepada masyarakat,” kata Rektor Unissula Semarang, Prof. Dr.Gunarto dalam sambutannya.

Baca Juga: Buya Yahya: Mudahnya Mendapat Hidayah Allah SWT

Dalam pidato pengukuhannya, Prof Yahya Zainul Maarif menyampaikan ada tugas besar yang diemban manusia yakni cinta damai, adil, dan nyaman. Maka itu, perlu rambu yang mengatur manusia agar tidak merusak bumi. Dan aturan itu berupa agama Islam.

“Rambu-rambu itu ilmu fikih, harus ditekuni ilmu ini. di sisi lain dalam menerapkan fikih diperlukan pemahaman tentang manusia secara utuh. Kalau tidak, maka ilmu itu akan mentah. Fikih tidak cukup mengandalkan kepakaran, tetapi juga kolaborasi dengan pakar-pakar bidang lainnya. Tidak mungkin kalau tidak paham hakiki manusia, karena manusialah yang akan dikenai hukum tersebut,” tutur Buya Yahya.

Buya Yahya dinilai layak mendapatkan gelar kehormatan tersebut karena memiliki kepakaran di bidang hukum Islam. Dia pernah mengambil S1 Syariah dan Qonun di Al-Ahgaff University, Negara Yaman pada 1996-2000. Kemudian S2 Fiqih dan Ushul Fiqih di Al-Ahgaff university, Yaman pada 2000-2005. Lalu, S3 Hukum Islam di American University for Human Science Amerika Serikat pada 2018-2021.

Baca Juga: Viral Qariah Disawer, Simak Penjelasan Buya Yahya

Dengan kepakarannya Buya Yahya dinilai mampu mencerahkan masyarakat atas berbagai bentuk permasalahan yang kompleks di kalangan umat Islam lewat kajian yang digelarnya.

Pengusulan pengangkatan Jabatan Akademik Profesor atau Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Islam. Tim ahli melihat rekam jejak Buya Yahya dalam jurnal Internasional atau jurnal nasional sinta 2 dan aktif sebagai penulis buku yang bertema hukum Islam.

Penganugerahan gelar akademik itu direkomendasikan beberapa tokoh besar luar negari. Di antaranya Dr. Md. Zahurul Islam, Departemen of Social & political Sciences, City University, Bangladesh. Kemudian Dr Abdullah Al Manzur Hussain, Department of Social & Political Sciences, City University, Bangladesh. Professor Bradford A. Anderson, Dublin City University.

Baca Juga: 4 Cara Jaga Tali Silaturahmi Menurut Buya Yahya

Ada pula rekomendasi dari pakar atau ahli di antaranya Guru Besar Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Prof Dr. H. Ahmad Rofiq, MA. Kemudian, rekomendasi rektor perguruan tinggi negeri/swasta dari Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. Rekomendasi datang pula dari Dekan FH Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dari Dekan FH Universitas Sebelas Maret Surakarta, Prof. Dr. I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani., S.H., M.M.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)