LANGIT7.ID - , Jakarta - Pendakwah Ustaz Abdullah Haidir mengatakan, waktu adalah
nikmat besar yang diberikan Allah SWT kepada tiap manusia.
"Karenanya, ketika Allah SWT memberikan kita kesempatan
usia atau kesempatan
kehidupan, jangan pernah diabaikan," ujar Ustaz Abdullah dalam kajian daring Menjaga Amal di Sisa Umur yang diikuti LANGIT7.ID, dikutip Jumat (20/1/2023).
Baca juga: Keutamaan Memberi Hadiah, Mendapat Ridho Allah SWT dan Menghapus KesalahpahamanDia mengatakan ada dua perangkat yang disebutkan dalam ayat Al-Qur'an agar manusia pandai memanfaatkan kesempatan yang Allah Ta'ala berikan.
Dalam surat Al-Furqan ayat 62 dijelaskan,
وَهُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِّمَنْ اَرَادَ اَنْ يَّذَّكَّرَ اَوْ اَرَادَ شُكُوْرًا
"Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau yang ingin bersyukur." (QS. Al-Furqan: 62).
"Hakikatnya perjalanan waktu umat manusia tak lain adalah pergantian malam dan siang. Dari hari ke hari, pekan ke pekan hingga tahun ke tahun tak lain merupakan pergiliran malam dan siang," katanya.
Karenanya, lanjut Ustaz Abdullah, saat ditanya tentang umur hakikatnya adalah mengenai waktu. Sebab umur merupakan kumpulan waktu.
"Cuma memang yang jadi patokan umur itu berdasarkan tahun. Mestinya boleh saja kalau kita mau menyebut usia per bulan, dan per pekan juga bisa. Serta bisa juga dihitung per hari. Kalau dihitung seperti ini bisa dilihat betapa banyak waktu yang Allah SWT berikan," ucapnya.
Baca juga: Keutamaan Salat Fardhu 5 Waktu, Hidup Tentram Hati NyamanUstaz Abdullah melanjutkan, seorang Muslim adalah yang selalu berusaha mengingat perjalanan kehidupannya. Hidup itu harus pandai mengambil peringatan dari segala apa yang dipahami, sadari, bahkan termasuk yang disaksikan.
"Hidup itu harus pandai mengambil pelajaran. Jangan sampai segala sesuatu lewat begitu saja. Tentu maknanya kalau ada kebaikan itu peringatan buat kita agar kita bisa seperti itu, begitupun sebaliknya. Semua harus menjadi peringatan buat kita," jelasnya.
Tujuannya, agar waktu yang Allah SWT berikan betul-betul digunakan semaksimal mungkin.
"Perlu diingat, yang terpenting bagi umat muslim dalam menjalani hidup adalah berorientasi pada ridho Allah SWT," tutupnya.
Baca juga: Adab Minta Maaf dalam Islam: Pilih Waktu yang Tepat(est)